Diduga Tersangkut Kasus Penipuan Calo CPNS, Ibu dan Tiga Bayi Kembar Ini Mendekam di Rutan Bireuen

Namun sejak itu, Magfirah yang baru melahirkan tiga bayi kembarnya terpaksa ikut membawa serta bayinya mendekam dalam penjara.

Diduga Tersangkut Kasus Penipuan Calo CPNS, Ibu dan Tiga Bayi Kembar Ini Mendekam di Rutan Bireuen
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL
Ibu dan tiga bayi kembar di Rutan Bireuen. 

Laporan Ferizal Hasan l Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Magfirah binti Zakirsyah (27), warga Desa Beuringin, Peureulak Barat, Aceh Timur, bersama tiga bayi kembarnya, sejak 23 hari lalu hingga kini, terpaksa mendekam atau tidur dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Bireuen.

Ibu dan bayi kembar tiga di Rumah Tahanan Negara Cabang Bireuen
Ibu dan bayi kembar tiga di Rumah Tahanan Negara Cabang Bireuen (SERAMBINEWS.COM/FERIZAL)

Informasi yang dihimpun Serambinews.com di Rutan Bireuen, Sabtu (8/12/2018) menyebutkan, Magfirah ditahan di Rutan Bireuen karena diduga tersangkut kasus penipuan atau calo CPNS tahun 2015.

Baca: Ditanya Siapa Kandidat Capres yang Berpeluang Menangkan Pilpres 2019, Ini Jawaban Mahfud MD

Ia menjadi tahanan hakim di rutan tersebut sejak 16 November 2018 lalu.

Ibu dan bayi kembar tiga di Rumah Tahanan Negara Cabang Bireuen
Ibu dan bayi kembar tiga di Rumah Tahanan Negara Cabang Bireuen (SERAMBINEWS.COM/FERIZAL)

Namun sejak itu, Magfirah yang baru melahirkan tiga bayi kembarnya terpaksa ikut membawa serta bayinya mendekam dalam penjara.

Magfirah kepada Serambinews.com, saat ditemui di Rutan Bireuen, Sabtu (8/12/2018) mengatakan, ia melahirkan tiga bayi kembarnya di RSUD Zubir Mahmud, Idi, Aceh Timur, pada Rabu (29/8/2018) sekira pukul 15.00 WIB.

Baca: Pesona Aceh di Mata Dunia

Lima hari setelah melahirkan, dirinya dijemput oleh polisi karena dituduh atau diduga tersangkut kasus penipuan atau calo CPNS yang terjadi tahun 2015 lalu.

Karena tiga bayi kembarnya masih menyusui, ia terpaksa membawa ketiganya ke penjara.

Baca: Ratu Wushu Lindswell Kwok Besok Akan Menikah Meski Tanpa Restu, Foto-foto Preweddingnya Tuai Pujian

"Sejak dijemput oleh polisi di Peureulak, saya sebelumnya ditahan di Penjara Mapolres Bireuen, sejak 16 November 2018 atau 23 hari lalu, saya ditahan di Rutan Bireuen, tiga bayi kembar saya yang kini sudah berumur 3 bulan, terpaksa saya bawa ke penjara karena mereka masih harus saya susui," kata Magfirah.(*)

Ditambahkan Magfirah, tiga bayi kembarnya itu satu laki-laki bernama Muhammad Furqan, dan dua perempuan yaitu Jihan Faiha dan Jihan Farahah. Umur mereka kini sudah 3 bulan. (*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved