Oknum DPRK Agara Kembali Gagal Dicambuk

Oknum Anggota DPRK Aceh Tengara (Agara) dari PDI-P, Timbul Hasudungan Samosir, kembali gagal dicambuk

Oknum DPRK  Agara Kembali  Gagal Dicambuk
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Dua terpidana zina dicambuk masing-masing 100 kali di halaman Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe, Kamis (26/4/2018). 

* Mangkir untuk Ketiga Kalinya

KUTACANE - Oknum Anggota DPRK Aceh Tengara (Agara) dari PDI-P, Timbul Hasudungan Samosir, kembali gagal dicambuk dalam kasus maisir sabung ayam. Ini merupakan kali ketiga anggota dewan terhormat tersebut mangkir dari panggilan kejaksaan.

Sesuai jadwal, Timbul Hasudungan Samosir yang terjerat kasus maisir sabung ayam, seharusnya dicambuk pada Jumat kemarin (7/12), di Pelataran Parkir Stadion Haji Syahadat Kutacane, bersama tiga orang lainnya yang juga terjerat kasus maisir didong atau dadu. Ketiganya dicambuk sebanyak 23 kali.

“Timbul Hasudungan Samosir gagal untuk dilakukan eksekusi cambuk karena yang bersangkutan tidak hadir,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Agara, Fithrah SH, kepada Serambi, Jumat (7/12).

Lebih lanjut Kajari mengatakan bahwa pihaknya sudah dua kali pemanggilan terhadap Timbul, namun yang bersangkutan tetap tidak memenuhi panggilan tanpa alasan yang jelas. Karena itu, pihaknya kembali akan menjadwalkan pencambukan pada minggu depan.

“Kita akan mencambuk oknum Anggota DPRK Agara tersebut minggu depan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan eksekusi cambuk kemarin, turut hadir Kapolres Agara, AKBP Rahmad Har Denny Yanto Eko Sahputro SIK MSI, Kasatpol PP Agara, Rahmad Fadli SSTP, Kajari Agara, Fithrah SH, dan pihak terkait lainnya.

Timbul Hasudungan Samosir ditangkap Satreskrim Polres Agara di Desa Lawe Perbunga, Kecamatan Babul Makmur pada 7 April 2018 karena terlibat judi sabung ayam. Selain Timbul, polisi juga mengamankan dua warga lainnya serta barang bukti berupa lima ekor ayam siam dan uangtunai Rp 460.000.

Terkait kasus tersebut, timbul dijatuhi hukuman sebanyak 12 kali cambukan, karena terbukti melanggar Qanun nomor 6 tahun 2014. Sedianya, ia dicambuk pada 9 November 2018, namun gagal karena yang bersangkutan sedang di luar kota menjenguk anggota keluarganya yang meninggal di Samosir, Sumatera Utara.

Karena gagal, Kejari menjadwalkan ulang pada pekan depan, yakni tanggal 16 November 2018. Namun gagal juga karena kader PDI-P tersebut tak hadir tanpa memberi alasan yang jelas.

Kejari lantas menjadwalkan ulang pada Jumat 7 Desember 2018 kemarin, dan lagi-lagi gagal karena Timbul Hasudungan kembali tak hadir. Jadwal berikutnya yakni 14 Desember 2018.(as)

data dan fakta
- Oknum Anggota DPRK Aceh Tengara (Agara) dari PDI-P, Timbul Hasudungan Samosir, ditangkap Satreskrim Polres Agara di Desa Lawe Perbunga, Kecamatan Babul Makmur pada 7 April 2018 karena terlibat judi sabung ayam.
- Terkait kasus tersebut, timbul dijatuhi hukuman sebanyak 12 kali cambukan, karena terbukti melanggar Qanun nomor 6 tahun 2014
- Eksekusi awalnya dijadwalkan pada 9 November 2018, namun gagal karena yang bersangkutan sedang di luar kota menjenguk anggota keluarganya yang meninggal di Samosir, Sumatera Utara
- Karena gagal, Kejari menjadwalkan ulang pada pekan berikutnya, yakni tanggal 16 November 2018. Namun kembali gagal karena yang bersangkutan tak hadir tanpa memberi alasan yang jelas
- Kejari menjadwalkan ulang eksekusi cambuk pada Jumat 7 Desember 2018, dan lagi-lagi gagal karena Timbul Hasudungan kembali tak hadir. Jadwal berikutnya yakni 14 Desember 2018

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved