Fakta-fakta Aksi 812 di Malaysia, Massa Patuhi Larangan Merokok hingga Keikutsertaan Anak-Anak

Aksi tersebut diselenggarakan pada Sabtu (8/12/2018) di wilayah Kuala Lumpur dan dipusatkan di Dataran Merdeka.

Fakta-fakta Aksi 812 di Malaysia, Massa Patuhi Larangan Merokok hingga Keikutsertaan Anak-Anak
Malaymail/Mukhriz Hazim
Pandangan udara dari Dataran Merdeka selama unjuk rasa anti-ICERD di Kuala Lumpur 8 Desember 2018. - 

SERAMBINEWS.COM - Aksi unjuk rasa dilakukan untuk menentang Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial atau International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination (ICERD).

Dilansir TribunWow dari Malaymail, demontrasi tersebut diselenggarakan oleh kelompok muslim Melayu bersama dengan Partai Islam Malaysia (PAS) dan United Malays National Organisation (Umno).

Acara tersebut kemudian menarik perhatian publik lantaran sebutan aksi 812  yang merupakan gerakan anti-ICERD dikatakan mirip dengan aksi 212 yang ada di Indonesia.

Aksi tersebut diselenggarakan pada Sabtu (8/12/2018) di wilayah Kuala Lumpur dan dipusatkan di Dataran Merdeka.

Baca: Viral Video Biker Bersandal Jepit Bonceng Polisi, Kemudian Lumpuhkan Pelaku Tabrak Lari

Baca: Kecewa dan Kritik Pemerintah, Hotman Paris: Kalau Ngga Sanggup, Jangan Sok-sok Bangun Jalan Tol

Berikut TribunWow rangkum fakta-fakt terkait aksi 812 di Malaysia tersebut dari Malaymail :

1. Tujuan Aksi

Aksi yang digelar di jalan-jalan kota Kuala Lumpur tersebut merupakan sebuah aksi yang bertujuan untuk memprotes Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial atau  International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination (ICERD).

ICERD diklaim merupakan sebuah ancaman terhadap hak-hak Islam dan Melayu yang ada dalam konstitusi Federal.

Dalam demontrasi tersebut diketahui jika adanya kebebasan berkumpul walaupun dengan latar belakang pandangan atau visi-misi yang berbeda.

Pemerintah Malaysia sebelumnya telah menyatakan jika tidak akan meratifikasi gagasan PBB terkait ICERD.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved