Tafakur

Singkat Bermakna

Tak jarang berbeda apa yang diucapkan Rasulullah SAW dengan apa yang dilakukan sebahagian orang

Singkat Bermakna

Oleh: Jarjani Usman

“Seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencela dan melaknat; bukan orang yang keji, dan bukan orang yang buruk perkataannya” (HR. Tirmidzi).

Tak jarang berbeda apa yang diucapkan Rasulullah SAW dengan apa yang dilakukan sebahagian orang. Rasulullah lazimnya menggunakan ucapan-ucapan yang singkat, bijak dan memiliki makna besar bagi perbaikan umat. Namun tak sedikit orang di zaman teknologi informasi sekarang lebih memilih mengeluarkan kata-kata yang banyak dan bahkan berulang-ulang siang dan malam, tetapi tak bermakna, dan bahkan banyak yang tak benar.

Bukan hanya tak bermakna, kata-kata yang dikeluarkan pun cenderung mencela sesama. Kata-kata yang dikeluarkan bukan hanya tak memberi manfaat, tetapi juga menyisakan banyak muzaratnya bagi umat. Perselisihan dan bahkan kebencian dengan sesama semakin menyeruak dan meningkat dari hari ke hari.

Yang anehnya, hal tersebut juga mewabah di kalangan orang-orang yang menggolongkan diri sebagai pelaku kebaikan atau merasa diri paling benar. Tak tertutup kemungkinan, kehancuran yang ditimbulkan melebihi kebaikannya. Padahal Rasulullah mengajak untuk mengucapkan perkataan yang baik-baik saja atau diam saja. Juga dilarang mencela dan melaknat satu sama lain. Dengan demikian, akan tercipta umat yang tenteram, kuat dan saling menguatkan satu sama lain.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved