Tim MUI Survei RS Meuraxa

Tim Surveyor dari Dewan Syariah Nasional MUI Pusat, Senin (10/12), visitasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa

Tim MUI Survei RS Meuraxa
IST
WALI Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyambut tim Surveyor Dewan Syariah Nasional MUI Pusat, di RS Meuraxa, Badna Aceh, Senin (10/12). 

BANDA ACEH - Tim Surveyor dari Dewan Syariah Nasional MUI Pusat, Senin (10/12), visitasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa, Banda Aceh. Kehadiran mereka ke rumah sakit milik Pemko Banda Aceh untuk melakukan sertifikasi RS Syariah.

Kehadiran tim yang terdiri dari Dr Ir HM Nadratuzaaman Hosen, Dr M Dawud Arif Khan SE Ak MSi, dan Dr Burhanuddin Hamid Darmaji MARS disambut Wali Kota Aminullah Usman dan pihak manajemen RS Meuraxa. Ada tiga hal yang menjadi penilaian tim surveyor, yaitu tentang pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana, serta administrasi dan manajemen keuangan rumah sakit.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, penerapan pelayanan kesehatan berbasis syariah merupakan terjemahan nyata dari visi misi pemerintahan kota saat ini. Pelayanan kesehatan berbasis syariah, katanya, untuk menjaga kesucian agama, jiwa, keturunan, aqal budi dan harta pasien dan pengguna jasa pelayanan agar sesuai prinsip-prinsip syariah.

Aminullah berharap RS Meuraxa Banda Aceh sudah bersertifikasi syariah sebelum tahun 2019. “Sudah saatnya rumah sakit ini mengedepankan prinsip-prinsip syariah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien,” katanya.

Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, Wali Kota meminta pihak manajemen rumah sakit bekerja keras mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan sesuai standar dan penilaian yang diminta tim sertifikasi.

sebagai Wali Kota, dirinya dan jajaran Pemko Banda Aceh terus mendukung dan mendorong upaya-upaya untuk menjadikan rumah sakit tersebut menjadi rumah sakit yang menerapkan pelayanan kesehatan berbasis syariah di Banda Aceh.

Sementara itu, Direktur RSUD Meuraxa dr Fuziati Sp Rad dalam presentasinya menyampaikan komitmen dan semangat pihaknya mendapatkan sertifikat RS Syariah. “Kami yakin dengan dukungan dan advokasi dari Walikota Banda Aceh dan jajaran Pemko, semua ikhtiar, upaya dan niat baik ini akan terwujud,” katanya.

Upaya memberikan pelayanan berbasis Islami di RS Meuraxa, lanjut Fuziati, sudah mulai lakukan sejak tahun 2009. Hal itu dapat dilihat dari visi RS Meuraxa, yakni mewujudkan pelayanan yang Islami. “Apalagi selama ini bimbingan terus diberikan oleh Lembaga Majelis Usaha Kesehatan Islan Seluruh Indonesia (MUKISI). Harapan kita, semua jenis pelayanan kesehatan yang ada di RS Meuraxa dapat terakreditasi syariah dengan nilai mendekati paripurna,” ujarnya.(aji)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved