Ceceran Tanah Proyek di Badan Jalan Blang Paseh Sigli Ganggu Warga 

Ceceran tanah proyek yang berserakan di ruas jalan lingkar Blang Paseh Sigli, Rabu (12/12/2018), sangat mengganggu pengguna jalan.

Ceceran Tanah Proyek di Badan Jalan Blang Paseh Sigli Ganggu Warga 
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Ceceran jatuh dari truk pengangkut tanah timbunan menghiasi badan Lingkar Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Rabu (12/12/2018). 
Laporan Muhammad Nazar | Pidie 
SERAMBINEW.COM, SIGLI - Ceceran tanah proyek yang berserakan di ruas jalan lingkar Blang Paseh Sigli, Rabu (12/12/2018), sangat mengganggu pengguna jalan.
Amatan Serambinews.com, Rabu (12/12/2018), bongkahan tanah liat itu jatuh di jalan dari truk pengangkut tanah urug untuk timbunan proyek.
Sebagian tanah liat itu melekat di ban truk setelah keluar dari areal timbunan. Sehingga ceceran tanah menghiasi badan jalan hampir 30 meter.
Saat turun hujan, badan jalan berubah menjadi licin sehingga rawan kecelakaan lalu lintas.
Sementara saat tidak adanya hujan, debu beterbangan di ruas jalan tersebut.
Mau tidak mau pengguna jalan, terutama pengendara roda dua harus menghirup debu di jalan tersebut.
Ketua Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima, kepada Serambinews.com, Rabu (12/12/2018) mengatakan, ceceran tanah liar yang jatuh di jalan seharusnya dibersihkan dengan menyiram air.
Sebab, tanah yang melekat di badan jalan sangat mengganggu pengguna jalan. Jalan lingkar Blang Paseh Sigli, merupakan jalur sibuk. Karena ramai PNS dan warga menjemput anak mengunakan jalan tersebut.
"Kami berharap pelaksana proyek supaya tetap mementingkan keselamatan pengguna jalan, dengan membersihkan tanah di badan jalan," pungkasnya. (*)
Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved