RSU Sabang Lakukan Persiapan Untuk Mendapatkan Akreditasi

Karena salah satu aspek yang dituntut dalam akreditasi itu tidak hanya fisik, tapi juga mencakup nonfisik

RSU Sabang Lakukan Persiapan Untuk Mendapatkan Akreditasi
Kampung Warna-warni Sabang 

Laporan Ibrahim Aji | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Untuk mendapatkan standar mutu fasilitas dan peningkatan pelayanan, Pemerintah Kota Sabang minta pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Sabang segera melakukan persiapan persyaratan untuk mendapatkan akreditasi.

Hal tersebut dimaksudkan agar kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan
(BPJS) dapat terus berlanjut sesuai persyaratan yang sudah ditentukan.

Karena salah satu aspek yang dituntut dalam akreditasi itu tidak hanya fisik, tapi juga mencakup nonfisik.

Baca: Wali Kota Sabang Serahkan Bonus Untuk Atlet Berprestasi di PORA XIII 2018

Demikian dikatakan Sekda Kota Sabang Drs. Zakaria MM, kepada wartawan saat melakukan peninjauan dan kordinasi persiapan akreditasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Kota Sabang.

Dijelaskan, persiapan akreditasi ini menjadi hal yang sangat diperlukan dan harus dilakukan sebagai bentuk legalitas peningkatan status untuk sebuah rumah sakit.

Artinya, ini sudah menjadi suatu keharusan bagi Pemerintah untuk menjamin bahwa rumah sakit memiliki standar mutu tertentu dalam kegiatannya, dan rumah sakit dapat menjamin bahwa keselamatan pasien dan petugas pelayanan pasien bisa terjaga.

Makanya, Rumah Sakit Umum Kota Sabang saat ini perlu secepatnya mempersiapkan syarat pengajuan untuk mendapatkan akreditasi.

Sehingga kerja sama dengan BPJS bisa terus berkelanjutan.

Baca: Heboh! Bom Aktif Sisa Perang Dunia II Seberat 500 Kg Mengancam Kota Sabang, Begini Penampakannya

Diketahui sekarang yang membuat isu akreditasi itu menjadi besar, karena tahun ini merupakan tahun terakhir, dimana Pemerintah masih memberi waktu untuk akreditasi.

"Artinya, meskipun tahun depan masih bisa, tapi ada dampak cukup besar, bahwa kalau tidak tahun ini, implikasi yang paling dekat, berisiko pihak BPJS bisa menghentikan kerjasama, apabila rumah sakit tidak terakreditasi per 1 Januari 2019," ujarnya.

"Jadi itu akan memberikan dampak pada masyarakat, karena sebagian besar lebih dari 90 persen masyarakat yang berobat di RSU menggunakan fasilitas pelayanannya dijamin BPJS. Makanya, Pemerintah Daerah meminta secepatnya pihak Rumah Sakit Umum segera terakreditasi pada tahun ini," kata Sekda Zakaria.

Direktur RSU Kota Sabang dr Muhaimin mengaku optimis dan berkeyakinan RSU Kota Sabang akan selesai terakreditasi tahun 2018 ini.

Baca: Anak Gajah Terjebak di Dalam Sumur Sedalam 9 Meter, Baru Berhasil Diselamatkan Selama 5 Jam

"Jadi kita tahun ini memang harus dan kita yakin akan terakreditasi tahun ini. Meskipun pihaknya mengakui dalam pelaksanaannya agak sedikit terlambat. Tapi dengan berbagai upaya kerjasama sama dari seluruh manajemen rumah sakit, semua persyaratan untuk memperoleh akreditasi akan selesai tepat waktu." katanya.

Seharusnya semua kriteria yang dipersyarakan untuk memperoleh akreditasi ini sudah diminta dua tahun yang lalu.

Tapi, karena kelalaian pimpinan sebelumnya berimbas pada Direktur RSU yang baru enam bulan menjabat.

"Insya Allah dalam minggu ini tim yang melakukan akreditasi sudah berada di Sabang, semua administrasi sebagai persyaratan sudah kita lengkapi," ujarnya.

Baca: Ini Pesan Hasan Tiro Suatu Ketika, Siapa yang Akan Memimpin Jika Dirinya Tiada

Menurutnya, kalau ada suara- suara kritikan dari luar itu merupakan pemacu semangat untuk terus bekerja guna mendapatkan nilai terbaik dari tim akreditasi nanti.

"Yang terpenting dari itu, kita minta pada semua pihak, jangan patahkan semangat kawan- kawan yang sudah bekerja siang malam, doakan kami, semoga nawaitu yang kami kerjakan untuk kepenting masyarakat Sabang berjalan sukses," harapnya.(*)

Penulis: Ibrahim Aji
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved