Setelah Dicambuk 100 Kali, Dua Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Anak Ini Tetap Dipenjara

Terpidana dalam perkara zina terhadap anak, Rabu (12/12/2018) sore telah menjalani hukum cambuk masing-masing 100 kali di Stadion Tunas Bangsa.

Setelah Dicambuk 100 Kali, Dua Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Anak Ini Tetap Dipenjara
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Seorang terpidana menjalani eksekusi cambuk di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Rabu (12/12/2018). 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Dahri dan Usman, terpidana dalam perkara zina (pelecehan seksual) terhadap anak, Rabu (12/12/2018) sore telah menjalani hukum cambuk masing-masing 100 kali di Stadion Tunas Bangsa.

Namun dipastikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, keduanya tetap belum bebas, tapi harus tetap menjalani hukuman tambahan berupa kurungan penjara puluhan bulan lagi.

Kajari Lhokseumawe M Ali Akbar, melalui Kasi Pidum Isnawati, nenjelaskan, sesuai putusan Mahkamah Syariah.

Kedua terpidana yang merupakan warga Lhokseumawe tersebut dengan jumlah hukuman yang berbeda.

Baca: Dua Terpidana Masing- masing Dicambuk 100 Kali di Lhokseumawe, Ini Kasusnya

Baca: Hindari Zina dan Menikah di Usia 15 Tahun, Gadis ini Meninggal Dunia Setelah Disiksa Suaminya

Untuk Dahri, divonis hukuman cambuk sebanyak 100 kali ditambah kurungan penjara 42 dua bulan.

Sedangkan dia mulai ditahan tertanggal 12 Agustus 2019.

Jadi, Dahri masih harus menjalani masa hukum sebanyak 38 bulan lagi.

Lalu, Usman, divonis hukuman cambuk 100 kali ditambah kurungan penjara selama 60 bulan.

Sedangkan dia mulai ditahan tertanggal 31 Juli 2018, sehingga masih harus menjalani hukuman penjara sekitar 45 bulan lagi.

"Artinya, setelah selesai hukuman cambuk, keduanya belum bebas, tapi kembali kita antara ke Lembaga Permasyarakatan Klas II Lhokseumawe untuk menjalani kurungan yang masih tersisa puluhan bulan lagi," pungkas Isnawati. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved