Tafakur

Pengembara Dunia

Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara. Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi

Pengembara Dunia

Oleh Jarjani Usman

“Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara. Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika engkau sedang di pagi hari jangan tunggu sore hari. Gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan ketika) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu” (HR. Bukhari).

Hidup ini memang mengembara dari masa ke masa. Sebab, umur terus berjalan melewati fase-fase kehidupan. Siapapun yang sudah tua tak akan kembali ke masa muda. Siapapun yang telah mati, tak akan dikembalikan hidup di dunia. Karena itu, setiap fase yang diberikan Allah perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Apalagi pada setiap fase itu mempunyai kekuatan masing-masing. Pada fase anak-anak, misalnya, kekuatan untuk mengingat begitu besar, sehingga setiap yang dipelajari akan bertahan dalam ingatan dalam jangka waktu yang lama. Makanya sangat dianjurkan untuk memulai belajar sejak masa kecil.

Bila sudah tua, kekuatan dan kesehatan menurun. Daya ingat terus melemah. Demikian juga kemampuan untuk beribadah dan bersedekah, tak sekuat waktu muda. Tubuh dan anggota-anggotanya pun aus perlahan.

Sangat dianjurkan bagi setiap hamba untuk mengakhiri pengembaraan di dunia dalam keadaan baik. Tentunya dalam keadaan Muslim dan taat kepada segala perintah Allah. Bila tidak, akan merugilah hidup di dunia ini. Hidup yang beruntung bukan berhasil meninggalkan banyak harta, tetapi berhasil membawa banyak amal saat menuju negeri akhirat yang abadi.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved