Presiden Dijadwalkan Berkunjung ke Aceh, Ini Kata Koordinator Nasional Tim Pembela Jokowi

Aceh butuh dukungan masyarakat nasional dan internasional yang terus menerus untuk bisa bangkit dan maju beriringan dengan kemajuan bangsa ini.

Presiden Dijadwalkan Berkunjung ke Aceh, Ini Kata Koordinator Nasional Tim Pembela Jokowi
Dok. Kemeneristekdikti
Presiden Jokowi saat melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan perguruan tinggi negeri dan para pejabat di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi di Istana Negara (10/10/2018)(Dok. Kemeneristekdikti) 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kunjungan kerja Presiden ke Aceh selain meresmikan program prioritas nasional, juga sangat strategis bagi keberlanjutan pembangunan dan perdamaian di Aceh.

“Kunjungan Presiden Jokowi ke Aceh adalah bagian penguatan dan keberlanjutan perdamaian Aceh,” kata Koordinator Nasional Tim Pembela Jokowi (TPJ), H Nazaruddin Ibrahim SH MIPS, Kamis (13/12/2018).

Presiden Joko Widodo dijadwalkan Jumat (14/12/2018) melakukan kunjungan ke Aceh dan meletakkan batu pertama atau ground breaking tol Sigli-Banda Aceh.

Pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli yang memiliki panjang 73 kilometer itu, merupakan salah satu proyek strategis nasional hingga ke Lampung serta termasuk ke dalam bagian Tol Trans Sumatera.

Selain ruas Banda Aceh-Sigli, pembangunan jalan tol juga akan dilakukan pada ruas Sigli-Lhokseumawe, Lhokseumawe-Langsa dan Langsa-Binjai.

Selama di Aceh Presiden Jokowi juga membagikan sertifikat wakaf bagi 200 warga diwakili 12 penerima, meninjau hasil pembangunan Fly Over Simpang Surabaya.

Selain itu, sosialisasi dana desa yang dihadiri Pendamping Desa, Kepala Desa, Kader PAUD dan Pengurus Bumdes, Masjid Attaqarub Pidie Jaya dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, serta mengikuti pertemuan dengan para tokoh ulama karismatik, alim ulama dan pengurus Ponpes seluruh Aceh.

Kirim Surat Terbuka ke Jokowi, Kelompok Bersenjata Papua: Tuan Presiden, Perang Tidak Akan Berhenti

Kerap Berbaur dengan Warga Lokal, Kelompok Bersenjata OPM di Papua Sulit Diidentifikasi

Bandingkan dengan Pemerintahan SBY, Natalius Pigai: Jokowi Baru Bangun Satu Ruas Jalan di Papua

Nazaruddin mengapresiasi kunjungan Presiden Jokowi ke Aceh, karena menurutnya, Aceh itu memiliki kondisi dan latar belakang yang spesial di Indonesia.

Aceh dengan latar belakang pernah mengalami konflik yang panjang dan bencana tsunami yang sangat dahsyat.

"Dalam situasi seperti itu, Aceh butuh dukungan masyarakat nasional dan internasional yang terus menerus untuk bisa bangkit dan bergerak maju beriringan dengan kemajuan bangsa ini," demikian Nazaruddin.(*)

Tolak Uang Rp 4 Miliar dari Pemerintah, Orang Tua Korban Penembakan di Papua Tagih Janji Jokowi

Guna Buru KKB di Papua, Pasukan Siluman Kopassus Diam-diam Diterjunkan

Suryo Prabowo Angkat Bicara soal Insiden Penembakan di Papua: Tidak Semua Senang dengan Pembangunan

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved