30 Desember, Batas Penukaran Uang Lama

Bank Indonesia (BI) melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/33/PBI/2008 tanggal 25 November 2008

30 Desember, Batas  Penukaran Uang Lama
SERAMBINEWS.COM/SARI MULIYASNO
Warga Simeulue menukarkan uang baru di mobil milik Bank Indonesia (BI), Kamis (27/4/2017), di kawasan Pajak Inpres Suka Karya, Sinabang. 

BANDA ACEH - Bank Indonesia (BI) melalui Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/33/PBI/2008 tanggal 25 November 2008 sudah melakukan pencabutan, dan penarikan beberapa pecahan uang kertas rupiah.

Pecahan uang kertas yang dicabut tersebut yaitu Rp 10.000 Tahun Emisi (TE) 1998 (gambar Pahlawan Nasional Tjut Njak Dhien), Rp 20.000 TE 1998 (gambar Pahlawan Nasional Ki Hadjar Dewantara), Rp 50.000 TE 1999 (gambar Pahlawan Nasional WR Soepratman), dan Rp 100.000 TE 1999 (gambar Pahlawan Proklamator Dr Ir Soekarno dan Dr H Mohammad Hatta).

Demikian disampaikan Kepala Kantor Perwakilan BI Aceh, Zainal Arifin Lubis kepada Serambi, Jumat (14/12). Ia mengatakan bagi masyarakat yang masih memiliki uang pecahan emisi tersebut, dapat melakukan penukaran di seluruh kantor Bank Indonesia hingga 30 Desember 2018.

“Bank Indonesia Provinsi Aceh akan membuka layanan penukaran sampai 30 Desember 2018, termasuk layanan khusus pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 29-30 Desember 2018 sesuai jam operasional layanan kas yaitu pukul 08.00-12.00 WIB,” sebutnya.

Selama Januari hingga November 2018 sudah 648 lembar pecahan uang kertas tersebut yang ditukar dengan emisi baru. Masing-masing pecahan Rp 10.000 TE 1998 sebanyak 63 lembar, Rp 20.000 TE 1998 sebanyak 91 lembar, dan Rp 50.000 TE 1999 sebanyak 412 lembar, serta Rp 100.000 TE 1999 sebanyak 82 lembar.

Ia menambahkan, BI secara rutin melakukan pencabutan dan penarikan uang rupiah. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan antara lain masa edar uang, adanya uang emisi baru yang dilengkapi dengan perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang kertas.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved