Enam CPNS Aceh Timur Gugur

Sebanyak enam CPNS Aceh Timur dari formasi umum dinyatakan gugur, karena tidak mengikuti tahap akhir

Enam CPNS Aceh Timur Gugur
Serambinews.com
Peserta mengikuti Ujian SKD CPNS di Aula Gedung IAIN Cot Kala Langsa, Kamis (1/11/2018). Seleksi SKD CPNS Aceh Timur ini dibagi dalam 4-5 sesi/hari, di mana dalam setiap sesi diikuti 90 peserta. 

* Termasuk Dokter Spesialis Jantung

IDI – Sebanyak enam CPNS Aceh Timur dari formasi umum dinyatakan gugur, karena tidak mengikuti tahap akhir, seleksi kompetensi bidang (SKB) dengan sistem ujian CAT BKN di Universitas Abulyatama, Aceh Besar, Selasa (11/12). Sebaliknya, 23 eks tenaga honorer K2 langsung dinyatakan lulus, walau tidak ikut seleksi SKB, karena sudah lulus ujian SKD pada November 2018 lalu.

“Seleksi SKB dengan sistem CAT ini wajid diikuti peserta sebagai tahap akhir, sehingga enam peserta yang tak hadir dinyatakan gugur,” jelas Kepala BKPSDM Aceh Timur, Drs Irfan Kamal, Rabu (12/12). Menurut dia, pihaknya sangat menyesalkan, karena seorang dokter spesialis jantung dan satunya lagi, tenaga teknis yang sangat dibutukan pemkab tidak hadir.

Dia menjelaskan bagi 374 CPNS yang ikut seleksi ujian SKB di Universitas Abulyatama dibagi dalam dua sesi. Disebutkan, untuk sesi pertama, Aceh Timur bergabung dengan Aceh Tengah, dan sesi kedua bergabung dengan Aceh Tamiang, dimana setia sesi diikuti 460 peserta.

Dia mengatakan ujian berlangsung hingga 13 Desember 2018, yang diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Aceh. “Setelah semua daerah selesai ujian, selanjutnya BKN akan menggabungkan nilai ujian CAT SKD dan SKB, selanjutnya peserta yang lulus akan diumumkan,” ujarnya.

Eks Honorer K2 Langsung Lulus Sedangkan 23 peserta CPNS dari formasi khusus eks tenaga honorer kategori II yang lulus seleksi ujian SDK (Seleksi Kompetensi Dasar) November 2018 lalu, tidak lagi mengikuti seleksi ujian SKB.

“Mereka sebanyak 23 orang secara otomatis lulus sebagai CPNS dan saat ini sedang pemberkasan NIP untuk di SK-kan sebagai PNS daerah,” jelas Irfan Kamal. Dia menyebutkan, ke-23 CPNS eks tenaga honorer yang lulus ujian SKD itu merupakan tenaga guru, dan tenaga kesehatan eks honorer K2.

“Karena formasi eks tenaga honorer K2 hanya diisi 23 orang, dari kebutuhan 79 orang, maka sebanyak 56 lainnya hangus,” ujarnya. Dia menyatakan saat seleksi ujian SKD untuk formasi eks tenaga honorer K2, dari 54 peserta, hanya 23 orang dinyatakan lulus setelah memenuhi nilai passing grade,” jelas Irfan Kamal.

Dikatakan, berdasarkan dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 135 Tahun 2018, Pemkab Aceh Timur mendapat kuota CPNS tahun 2018 sebanyak 250 orang.

Dirincikan, 79 orang untuk 70 guru eks tenaga honorer K2, dan 9 untuk tenaga kesehatan. Selanjutnya untuk formasi umum sebanyak 171 formasi dengan rincian 79 guru, 62 tenaga kesehatan, dan 30 tenaga teknis. Sementara itu, hasil seleksi SKD yang berakhir pada Rabu (13/12) belum diumumkan, seiring bersaing di setiap formasi masih ketat.(c49)

ujian cpns
* Selama dua hari, 12-13 Desember
* Hari pertama, enam peserta tak hadir
* Termasuk dokter spesialis jantung
* Hari kedua belum diketahui hasilnya
* Kuota dari pemerintah 250 orang
* 23 Eks honorer K2 sudah dinyatakan lulus
* Masih ada 227 kuota yang diperebutkan
* Peserta ujian akhir 374 orang

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved