Jokowi Batal Temui Tim Pemenangan Aceh

Calon presiden RI nomor urut 1, Joko Widodo (Jokowi), batal menemui tim pemenangannya di Aceh. Padahal Jokowi telah diagendakan

Jokowi Batal Temui  Tim Pemenangan Aceh
SERAMBI/M ANSHAR
Presiden Joko Widodo bersama Menteri PU, Basuki Hadimuljono, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan sejumlah bupati dan wali kota di Aceh menekan tombol sirine sebagai tanda groundbreaking pembangunan jalan tol Sigli - Banda Aceh serta peresmian flyover Simpang Surabaya dan Underpass Beurawe, peresmian Masjid At-Taqarrub Pidie Jaya, dan peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe di Blangbintang, Aceh Besar, Jumat (14/12/2018). SERAMBI/M ANSHAR 

BANDA ACEH - Calon presiden RI nomor urut 1, Joko Widodo (Jokowi), batal menemui tim pemenangannya di Aceh. Padahal Jokowi telah diagendakan untuk memberikan pembekalan kepada tim pemenangannya di Hall Serbaguna Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Jumat (14/12) sekira pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan informasi dari panitia, tim pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin yang datang dari kabupaten/kota telah tiba di lokasi acara sejak pagi. Namun, hingga sore hari, Jokowi tak kunjung datang sehingga banyak kader-kader partai koalisi itu meninggalkan ruang sebelum acara berakhir.

Bahkan, ada peserta yang merasa kecewa karena tidak berjumpa langsung dengan Jokowi yang kini masih menjabat sebagai Presiden RI. Salah satu warga Peuniti Banda Aceh mengatakan tidak diberitahu Jokowi tidak jadi hadir. “Padahal tadi siang saya ada pengajian,” kata seorang ibu paruh baya saat keluar dari kompleks stadion.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi hadir ke Aceh untuk menghadiri beberapa kegiatan. Seperti acara sosialisasi penggunaan dana desa tahun 2019 di AAC Dayan Dawood Unsyiah, pembagian sertifikat tanah, dan melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan jalan tol Aceh di Blang Bintang, Aceh Besar.

Karena Jokowi juga sebagai capres, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf mengambil kesempatan agar Jokowi bisa hadir pada acara pembekalan untuk tim pemenangan daerah di Hall Serbaguna Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Tetapi, rencana tersebut tidak sesuai harapan. Karena waktu yang singkat, Jokowi lebih memilih menghadiri kegiatan yaitu, melakukan groundbreaking pembangunan tahap pertama jalan tol Aceh ruas Banda Aceh-

Sigli di Blang Bintang, Aceh Besar yang dijadwalkan pukul 16.00 WIB.

Direktur Kominfo Tim Kemenangan Daerah (TKD) Aceh, Ali Raban kepada media mengatakan, Jokowi memilih kegiatan di Blang Bintang karena kegiatan di sana lebih bermafaat bagi masyarakat. “Sedangkan acara pembekalan hanya kegiatan internal yang tidak lebih penting dari acara ground breaking jalan tol Aceh,” katanya.

Sebagai pengganti Jokowi yang awalnya diharapkan menjadi pembicara penutup acara pembekalan, hadir Wakil Ketua Umum TKN Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko, yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Staf Presiden. “Ada perubahan jadwal Pak Jokowi, untuk itu saya akan mengisi kegiatan ini,” kata Moeldoko diawal pidatonya.

Di hadapan kader partai koalisi yang masih bertahan di dalam ruangan, Moeldoko menyampaikan bahwa Jokowi selama empat tahun menjadi presiden sudah banyak berbuat untuk membangun negeri. Kini pembangunan itu telah dirasakan oleh masyarakat.

“Berbicara pada masyarakat sebagai konstituen, tidak bisa berbicara dengan angka-angka karena masyarakat tidak paham dengan statistik. Tapi bagaimana pembanguan itu bisa dirasakan. Membangun bendungan, puskesmas, posyandu dan lainnya, semua untuk menyeterahkan masyarakat,” katanya.

Moeldoko menyampaikan bahwa semua hal yang dilakukan pemerintah saat ini tujuannya hanya untuk kesejahteraan masyarakat. “Pembangunan harus dilakukan secara berkeadilan sehingga pembanguan tidak bertumpu di Jakarta tapi sampai ke daerah,” pungkasnya.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved