Meski Ditentang Indonesia, Australia Tetap Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Pengakuan Australia, Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada hari ini, Sabtu (15/12), bertepatan dengan perayaan hari Sabat oleh umat Yahudi.

Meski Ditentang Indonesia, Australia Tetap Akui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel
ANADOLU AGENCY/MOSTAFA ALKHAROUF
Lebih dari 1.000 pemukim Israel, termasuk anak-anak, berjalan di bawah pengawalan polisi Israel menuju kompleks Masjid Al-Aqsa, Jerusalem Timur, Minggu (22/7/2018). 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Australia Scott Morrison akhirnya mengumumkan pemerintahannya mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel, Sabtu (15/12/2018).

Pengakuan Australia, Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada hari ini, Sabtu (15/12), bertepatan dengan perayaan hari Sabat oleh umat Yahudi.

Baca: Polres Gayo Lues Musnahkan 3 Hektare Ladang Ganja di Pegunungan Aih Kering Pining

Namun, dia mengatakan kedutaan Australia tidak akan pindah dari Tel Aviv, sampai penyelesaian damai tercapai.

Dia menambahkan, Australia juga mengakui aspirasi orang-orang Palestina akan negara yang beribukotakan Yerusalem Timur.

Baca: Harga Saham Johnson & Johnson Merosot, Diklaim Sembunyikan Kandungan Asbes dalam Produk Bedaknya

PM Morrison meyakini langkah tersebut akan membantunya mengamankan dukungan kelompok Kristen dan Yahudi menjelang pemilihan umum Mei 2019.

Sebelumnya PM Morrison menggunakan isu Yerusalem sebelum pemilihan sela 20 Oktober 2018.

Namun akibat reaksi penolakan dari Indonesia, Morrison belum mengeluarkan sikap resmi.

Dan hasil pemilihan sela Partai Liberal pimpinan Morrison kalah di Wentworth, Sydney, Australia.

Baca: Hujan Deras, Material Bebatuan Kiriman Banjir Menumpuk di Jembatan Kayu Mbelin

Diwartakan ABC News, Sabtu (15/12/2018), PM Scott Morrison mengumumkan pergeseran kebijakan luar negeri tersebut sebagai keputusan yang berimbang dan terukur.

"Australia sekarang mengakui Yerusalem Barat, yang menjadi pusat pemerintahan Knesset (Parlemen Israel) dan banyak lembaga pemerintahan, adalah ibu kota Israel," katanya dalam sebuah pidato di Sydney.

Baca: Perwakilan Indonesia di Komisi HAM ASEAN Desak Pemerintah Tegas terhadap Myanmar Terkait Rohingya

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved