Bupati Buka MTQ ke-35 se-Aceh Timur

Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH, Sabtu (15/12) malam membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35

Bupati Buka MTQ ke-35 se-Aceh Timur
HUMAS SETDAKAB ACEH TIMUR
BUPATI Aceh Timur, H Hasballah bersama Wakil Bupati, Sekda, Ketua MPU Tgk H M Nur (Abue Keuniree), dan Wakapolres, menekan tombol sirine sebagai tanda dibukanya MTQ ke-35 se-Aceh Timru, tahun 2018 di Kecamatan Ranto Peureulak, Minggu (15/12) malam. 

IDI - Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH, Sabtu (15/12) malam membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35. Perhelatan itu berlangsung di Kecamatan Ranto Peureulak selama lima hari dari 15 sampai 19 Desember 2018.

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine secara bersamaan oleh bupati, wakil bupati, sekda, Ketua MPU Tgk H M Nur (Abue Keuniree) dan Wakapolres.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur yang diakrap disapa dengan Rokcy mengajak masyarakat agar menjadikan Quran sebagai pedoman hidup, sehingga penerapan syariat Islam dapat diterapkan secara kaffah. “Ke depan, mari kita cegah nahi mungkar, tidak hanya dengan tindakan, tapi juga melalui pengajian, MTQ, dan kegiatan agama lainnya,” harap Bupati.

Sedangkan Kadis Syariat Islam, yang juga ketua panitia Rusydi mengatakan, MTQ ke-35 ini diikuti 602 qari-qariah, asli dari putra-putri Aceh Timur, dari 24 kecamatan. Dikatakan, mereka akan ikut berlomba dalam 7 cabang dan 48 golongan di lima arena.

“MTQ ini bertujuan selain untuk menguji kemampuan peserta dalam membaca, menghafal, menulis, dan menafsirkan isi kandungan ayat suci Quran, yang baik dan benar, juga untuk menyiapkan peserta MTQ Aceh Timur, dalam rangka menghadapi MTQ ke-34 yang akan berlangsung di Pidie pada 2019 mendatang,” ungkap Rusydi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH juga menjanjikan hadiah umrah kepada tiga peraih juara pada MTQ Nasional ke-24 di Sumut beberapa waktu lalu. Bupati juga memberikan apresiasi kepada panitia, dimana MTQ ini seluruhnya diikuti putra-putri Aceh Timur.

Ketiga peraih juara nasional mewakili Aceh yakni, Najwatul Ulfa juara II Cabang Tartil Putri dari Kecamatan Madat, Sahula Ruzni juara II Cabang Qiraah Sab’ah Murattal Remaja Putri dari Kecamatan Peureukak Barat, dan Masnaria Dewai juara II cabang tafsir bahasa inggris, dari Kecamatan Idi Rayeuk.

Namun Masnaria tidak hadir dalam acara itu karena sedang mengikuti kuliah di Banda Aceh. Sehingga, hanya Najwatul Ulfa, dan Sahula Ruzni yang tampil ke panggung saat dipanggil bupati. “Sebagai pelajar, mereka sudah berhasil meraih prestasi dan membawa harum nama daerah, karena itu, pemerintah perlu memberikan perhatian,” ungkap Bupati.

Bupati mengatakan bonus umrah yang dijanjikan pemerintah juga bisa dipergunakan untuk keperluan kuliah. “Bonuss ini bisa digunakan untuk umrah, ataupun untuk kebutuhan kuliah. Nantinya tetap kita berikan untuk kemajuan anak-anak kita,” ungkap Bupati.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved