Cara Orangtua di Jepang Membesarkan Anak-anaknya tanpa Memarahi dan Menggurui

Disana, setiap anak memiliki hubungan yang sangat dekat dengan ibunya, bahkan sampai tidur bersama hingga usia 6 tahun.

Cara Orangtua di Jepang Membesarkan Anak-anaknya tanpa Memarahi dan Menggurui
SERAMBINEWS.COM/TIARA FATIMAH
Masyarakat Jepang yang mayoritas pekerja berlalu-lalang di kawasan Shimbashi, Tokyo. Foto diambil Senin, (23/05/2016). 

SERAMBINEWS.COM - Tak dipungkiri bahwa Jepang merupakan salah satu negara yang banyak dikagumi.

Selain karena kemajuan teknologinya, perilaku penduduk Jepang juga dinilai sangat baik.

Baca: Fakta Seputar Kematian Gladiator, Salah Satunya Darahnya Bisa Diminum

Anak-anak Jepang dikenal patuh, berperilaku baik, sopan, juga penuh perhatian.

Ternyata metode membesarkan anak-anak di Jepang sangat menakjubkan.

Baca: Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM Tarik Sejumlah Obat Herbal dan Kosmetik Ilegal, Berikut Daftarnya!

Orangtua Jepang yakin bahwa anak-anak mereka akan mempelajari perilaku yang sesuai dengan teladan yang mereka berikan.

Menurut sebuah studi perbandingan teknik membesarkan anak yang diterbitkan oleh Kansas Association for Infant Mental Health berjudul "Disiplin dalam Anak Usia Dini", keluarga Jepang menumbuhkan kelekatan, empati, dan harmoni.

Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak Jepang taat dan belajar untuk berperilaku sosial sebagai orang dewasa.

Baca: Jadi Terdakwa di Sidang Tipikor, Irwandi Yusuf Usul Majelis Hakim Sediakan Kopi Gayo

Namun saat di rumah, anak-anak sepenuhnya bergantung pada orangtua mereka (terutama pada ibu).

Banyak orang bertanya-tanya, sebenarnya bagaimana pola asuh yang diterapkan orangtua di Jepang pada anak-anaknya?

Baca: Penelitian Membuktikan Ternyata Produk Organik Justru Lebih Merugikan Bumi

Orangtua di Jepang mengurangi kecenderungan individualis anak muda melalui kedekatan yang ekstrem.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved