Fakta Seputar Kematian Gladiator, Salah Satunya Darahnya Bisa Diminum

Gladiator bertempur di dalam arena, mereka sering bertempur secara berpasangan, dan di lain waktu bisa satu lawan satu.

Fakta Seputar Kematian Gladiator, Salah Satunya Darahnya Bisa Diminum
Listverse
Gladiator 

SERAMBINEWS.COM - Ketika sang gladiator menunggu untuk melangkah ke arena, dia dikelilingi oleh tanda-tanda kematian.

Mayat orang-orang yang dibantai dibawa melewatinya dengan tandu berlumuran darah.

Gladiator akan mendengar teriakan, sorak-sorai, dan suara orang-orang menangis kesakitan.

Bau asap, darah, dan sampah pastilah luar biasa.

Baca: VIDEO - Wakil Aceh Juarai Ajang Kompetisi DrumBand Nasional

Dan saat waktunya tiba untuk bertarung, seorang gladiator itu akan melangkah ke arena disinari matahari dan mengetahui bahwa itu mungkin saat terakhirnya di Bumi.

Dilansir dari Listverse.com, berikut 5 fakta kematian gladiator:

1. Melalui Gerbang Khusus

Gladiator bertempur di dalam arena, mereka sering bertempur secara berpasangan, dan di lain waktu bisa satu lawan satu.

Baca: Beberkan Perkembangan Terbaru KKB, Wiranto: Kita Tahu Kekuatan Mereka, Tinggal Selesaikan Aja

Terkadang, pertarungan terus akan berlangsung sampai seseorang menyerah dan memohon belas kasihan.

Ketika itu terjadi, kerumunan dan kepala acara, yang disebut editor, akan memutuskan apakah gladiator layak mendapatkan belas kasihan atau harus tunduk pada pedang lawannya.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved