Kondisi Kesehatan tak Membaik, Bocah Penderita Infeksi Paru Diboyong ke RSUZA Banda Aceh

Pasien yang menderita Infeksi paru-paru itu dirujuk ke RSUZA setelah dimediasi anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma.

Kondisi Kesehatan tak Membaik, Bocah Penderita Infeksi Paru Diboyong ke RSUZA Banda Aceh
Foto Kiriman Warga
Nurul Fazilah, bocah berumur 4 tahun 6 bulan, penderita infeksi Paru saat masih dirawat di di ruang ICU Rumah Sakit Umum Kasih Ibu (RSUKI) Lhokseumawe, Senin (17/12/2018) 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, Lhokseumawe - Nurul Fazilah, bocah berumur 4 tahun 6 bulan, asal Alue Bilie Rayeuk, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, yang sejak tiga hari terakhir dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Umum Kasih Ibu (RSUKI)  Lhokseumawe, Senin (17/12/2018) sore dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Pasien yang menderita Infeksi paru-paru itu dirujuk ke RSUZA setelah dimediasi anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma, setelah dirinya menerima informasi bahwa selama tiga hari dirawat di rumah sakit RSUKI, kondisi kesehatan bocah tersebut tidak ada perubahan.

Pihak keluarga pun meminta agar bocah tersebutdirujuk ke Banda Aceh. Pihak rumah sakit sempat tidak mengeluarkan surat rujukan, kecuali keluarga pasien membayar biaya rujukan sebesar Rp 2,5 juta.

“Setelah kami melakukan negosiasi dengan pihak rumah sakit, akhirnya bocah yang menderita Infeksi paru tersebut diizinkan rujuk ke Banda Aceh`, tanpa mengeluarkan biaya dan difasilitasi ambulans oleh pihak rumah sakit tersebut," kata Haji Uma.

Baca: Haji Uma Pulangkan TKI Sakit dari Malaysia

Baca: Setelah Bertemu Haji Uma, Penjual Mi Aceh Korban Tabrak Lari di Jakarta Akhirnya Bisa Pulang Kampung

Menurut Haji Uma, pihak rumah sakit maupun petugas medis  rumah sakit itu sudah melanggar Undang-undang Nomor 36  Tahun 2009 tentang  Pelayanan Kesehatan, karena tidak memberi pelayanan maksimal dan mempersulit pasien saat mengajukan rujuk.

“Kami berharapkan rumah sakit dan pihak BPJS memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat, apalagi menyangkut dengan nyawa pasien,” harapnya.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved