Masa Tunggu Berkas Diperpanjang

Pemerintah Aceh telah memperpanjang masa tunggu berkas kendaraan yang akan dimutasi dari pelat non-BL ke pelat Aceh

Masa Tunggu Berkas Diperpanjang
Warga antre untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kantor Bersama Samsat Banda Aceh di Jalan Mr Tgk H Mohammad Hasan Lamcot, Banda Aceh 

* Hingga 30 Januari 2019
* Mutasi Gratis ke Pelat BL

MEULABOH - Pemerintah Aceh telah memperpanjang masa tunggu berkas kendaraan yang akan dimutasi dari pelat non-BL ke pelat Aceh yakni BL. Perpanjangan masa tunggu penghapusan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi masyarakat Aceh itu diberikan hingga 30 Januari 2019, setelah sebelumnya dalam Peraturan Gubernur (Pergub) akan berakhir pada 20 Desember 2018.

Informasi ini diungkapkan Kepala UPTD Wilayah VIII Dinas Pengelola Keuangan Aceh (DPKA) yang juga Kepala Samsat Meulaboh, Fatahillah.

“Ya, masa tunggu diperpanjang,” kata Fatahillah menjawab Serambi, Senin (17/12). “Surat pemberitahuan adanya penambahan waktu tunggu diterbitkan pada 10 Desember lalu oleh DPKA,” imbuh dia.

Dia menjelaskan, perpanjangan masa tunggu untuk memberikan kemudahan kepada warga yang akan memutasi pelat kendaraan mereka dari pelat luar Aceh ke BL. Namun begitu, terangnya, pemilik kendaraan terlebih dahulu harus menyampaikan informasi ke Samsat bahwa berkas mereka saat ini sudah dalam tahap penarikan dari daerah asal pelat kendaraan tersebut.

Fatahillah mengimbau, warga yang akan mutasi ke pelat BL untuk memanfaatkan perpanjangan masa tunggu berkas itu sebagaimana surat yang dikeluarkan Pemerintah Aceh melalui Badan Pengelola Keuangan Aceh (DPKA). “Dalam sisa waktu 3 hari lagi ini, silakan melapor ke Samsat. Sampaikan bahwa berkas mutasi dalam tahap penarikan,” imbaunya.

Menurut Fatahillah, perpanjangan masa tunggu berkas ini untuk menyahuti harapan masyarakat yang minta diberikan tenggang waktu agak panjang dari ketentuan dalam Pergub berakhir pada 20 Desember 2018. Pasalnya, proses penarikan berkas dari luar Aceh membutuhkan waktu cukup lama.

Seperti diketahui, untuk memberikan kemudahan kepada penduduk Aceh yang masih memiliki kendaraan berpelat non-BL (B, BK, D, F, dan lainnya), Pemerintah Aceh mulai 5 September 2018 sampai dengan 90 hari ke deoan menghapuskan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi masyarakat Aceh yang ingin melakukan mutasi pelat kendaraannya. Kemudahan itu diatur melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 90 Tahun 2018 tentang Pembebasan/Keringanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua untuk Kendaraan Bermotor Nomor Polisi Luar Aceh.

Salah satu alasan dikeluarkan Pergub tersebut karena masih banyak kendaraan bermotor yang beroperasi di Aceh, baik kendaraan pribadi maupun niaga, terutama di daerah perbatasan yang menggunakan nomor polisi luar Aceh, seperti pelat BK, B, D, F, dan lainnya. Masa waktu pemberian gratis BBNKB itu sendiri sesuai Pergub hingga 20 Desember 2018.

Lebih lanjut, Kepala Samsat Meulaboh, Fatahillah membeberkan, seiring diberlakukan Pergub Aceh Nomor 90 Tahun 2018 tentang Pembebasan/Keringanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua untuk Kendaraan Bermotor Nomor Polisi Luar Aceh, jumlah mutasi kendaraan pelat non-BL ke pelat BL meningkat tajam. Diharapkan, semakin banyaknya mutasi ke BL maka pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan yang dulunya mengalir ke luar Aceh, juga akan bertambah. “Banyak yang mutasi ke plat Aceh, termasuk di Meulaboh,” sebut Fatahillah.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved