Pidato Lengkap Prabowo: Kalau Kita Kalah di Pilpres 2019, Indonesia Bisa Punah

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai Indonesia akan punah jika pihaknya tidak dapat memenangkan Pemilu 2019.

Pidato Lengkap Prabowo: Kalau Kita Kalah di Pilpres 2019, Indonesia Bisa Punah
Calon presiden Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya seusai mendaftarkan dirinya di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Pasangan Prabowo-Sandi secara resmi mendaftar sebagai calon presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024.(ANDREAS LUKAS ALTOBELI) 

Berikut isi pidato Prabowo Subianto pada Konferensi Nasional Partai Gerindra seperti dikutip dari tayangan akun Youtube GerindraTV:

Saudara-saudara, saya tidak akan panjang lebar, tapi saya katakan bahwa saya memanggil di Konfernas ini, sebelum kita melaksanakan pekerjaan yang besar yaitu saya menganggap Konfernas ini adalah taklimat sebelum kita maju ke medan laga menyelamatkan bangsa dan negara.

Jadi saudara, sudah dikatakan, kita merasakan getaran rakyat, kita merasakan rakyat ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan, rakyat ingin pemerintah yang bersih dan tidak korupsi. Betul? Karena itu kita tidak bisa kalah.

Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah. Karena, elite Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah dari rakyat Indonesia.

Sudah terlalu lama elite yang berkuasa puluhan tahun, sudah terlalu lama mereka memberi arah keliru, Sistem yang salah.

Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah. Indonesia semakin miskin dan semakin tidak berdaya bahkan bisa punah.

Saudara sekalian, saya hanya ingin memberikan satu analisa, untuk meyakinkan kalian tugas kita sangat penting.

Saudara sekalian, para ahli mengatakan, bahwa penghasilan kita per kapita adalah sekitar 4 ribu dollar per tahun. Tapi dari 4 ribu itu, 49 persen atau setengahnya dikuasai oleh satu persen rakyat kita.

Jadi kalau kita cabut yang satu persen, kekayaan penghasilan kita setahun tinggal setengahnya yaitu 1.900. Itu kata penasehat saya, Pak Fuad Bawazier. Jadi kalau kita cabut yang satu persen tinggal setengahnya.

Kita perkapita bukan 3.800 dolar, tapi setengahnya, 1900 kurang lebih. 1900 dolar per kapita, artinya dibagi rata. Tapi 1900 dipotong lagi utang. Iya, kita semua punya hutang.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved