Tradisi Istirahat Jam Kerja di Berbagai Negara, Pekerja Jepang Bisa Tidur Dimana Saja

Sementara fika sering kali tidak direncanakan, banyak kantor di Swedia memasukkannya sebagai bagian wajib dari hari kerja.

Tradisi Istirahat Jam Kerja di Berbagai Negara, Pekerja Jepang Bisa Tidur Dimana Saja
SERAMBINEWS.COM/TIARA FATIMAH
Beberapa pekerja sedang membeli tiket di stasiun Mishima, Shizuoka, Tokyo, Jumat (28/5/2016). 

SERAMBINEWS.COM - Budaya dan tradisi telah mempengaruhi sekaligus membentuk segala aspek kehidupan manusia.

Termasuk cara beristirahat di tengah-tengah jam kerja.

Di beberapa negara, orang-orang memiliki istilah dan cara beristirahat dan menghabiskan waktu luang yang unik.

Sejumlah negara bahkan menggabungkan ritual budaya dalam jam istirahat saat hari kerja.

Berikut adalah tradisi istirahat dalam jam kerja di beberapa negara di dunia dari laman The Culture Trip.

1. Fika: Meninggalkan pekerjaan di meja (Swedia)

Baca: Kerap Naik Pesawat, Inilah Kisah Tian Olinger Bocah Viral Tirukan Suara Pramugara

Fika, kata yang berasal dan disusun kembali dari kata bahasa Swedia yang berarti kopi (kaffe).

Fika juga menjadi ritual budaya di Swedia, di mana teman atau kolega meninggalkan pekerjaan mereka di meja dan berkumpul untuk mengobrol sambil minum minuman panas.

Sementara fika sering kali tidak direncanakan, banyak kantor di Swedia memasukkannya sebagai bagian wajib dari hari kerja.

Baca: Penjualan Tiket Film BTS Love Yourself In Seoul Sudah Dibuka, Ini Harga dan Jadwal Pemesanannya

Karyawan atau tim kerja akan bergiliran membawa kue kering, atau 'fikabread' (fikabröd dalam bahasa Swedia), baik yang dibeli dari toko roti lokal atau dibuat sendiri.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved