Aceh Timur Komit Berantas Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, di bawah Kepemimpinan Bupati H Hasballah Bin HM Thaib SH (Rocky), dan Wakil Bupati Syahrul

Aceh Timur Komit Berantas Kemiskinan
IST
KEUCHIK Gampong Panton Rayeuk A, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Sulaiman foto bersama Heri Andikan dan istri didepan rumanya yang telah direhab dari dana APBG tahun 2018.

Sedangkan Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib mengatakan pihaknya terus berusaha mensejahterakan masyarakat dengan berbagai program. Salah satunya, melakukan penyediaan rumah layak huni bagi warga miskin.

Bupati mengatakan, sejak periode awal kepemimpinannya telah membangun rumah layak huni bagi fakir miskin sebanyak 1.828 unit. Dirincikan, 201 unit rumah bangun baru, dan 998 unit rumah direhab dengan proses pembangunan dimulai sejak 2012 sampai 2016 dengan APBN, APBA dan APBK.

Bupati Rocky menjelaskan setelah terpilih untuk periode kedua, 2017-2022 melalui pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2017, kembali melanjutkan program rumah layak huni bagi warga miskin. Dikatakan, pada 2017 Pemkab Aceh Timur, telah membangun rumah layak huni bagi warga miskin sebanyak 3.860 unit.

Dirincikan, 353 unit bangun baru rumah dhuafa dari APBK dan 3.507 rumah warga miskin direhab dari APBG yang tersebar di 513 gampong dalam 24 kecamatan di Aceh Timur.

Untuk tahun 2018, katanya, pembangunan rumah duhafa diambilalih oleh APBA sesuai Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2017. Namun, pihaknya tetap membangun rumah duhafa atau darurat, seperti korban kebekaran. Sedangkan rehab rumah warga tak layak huni dari APBG hingga tahun 2018 terus berjalan, ujarnya.

“Pada 2018 ini, rumah warga miskin yang direhab dari APBG sebanyak 4.500 unit, sehingga sejak 2012 sampai 2018, kita sudah membangun rumah layak huni bagi warga miskin sebanyak 10.188 unit,” ungkap Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib.

Dia mengakui Aceh Timur sangat luas dengan 513 gampong, sehingga masih banyak warga tinggal di rumah tak layak huni. “Karena itu, kami telah instruksikan seluruh keuchik agar merehab rumah warga tak layak huni minimal 5 unit setiap tahun melalui APBG.

Bupati meminta keuchik tidak pilih kasih dalam membangun rumah warga miskin, dengan harapan semua warga miskin dapat dibantu, sehingga dapat merasakan pembangunan dari dana APBG. “Harapan saya, para keuchik tetap berkomitmen mengentaskan kemiskinan, dengan memperioritaskan membangun rumah warga miskin tak layak huni, sehingga mereka memiliki tempat tinggal yang layak, dan nyaman,” harap bupati.

Sementara untuk membangun jembatan, dan jalan lintas kecamatan tetap menjadi tanggungjawab kabupaten. Dia meminta seluruh keuchik agar dapat terakomodir pada 2020 mendatang dengan mengusulkan melalui Musrenbangdes, kecamatan, dan kabupaten 2019.

Bupati mengatakan pihaknya juga sedang berupaya agar masyarakat miskin mendapat lahan garapan dengan memperjuangkan reformasi agraria. “Kami telah meminta perusahaan perkebunan yang ada di Aceh Timur, agar merealisasikan corporate social responbility (SCR) dan kebun plasma, sehingga masyarakat miskin memiliki lahan garapan,” ujar bupati.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved