KONI Aceh Serahkan Bonus

KONI Aceh menyerahkan bonus bagi peraih medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas), dan internasional

KONI Aceh Serahkan Bonus
SERAMBI/IMRAN THAYEB
KETUA Umum KONI Aceh, H Muzakir Manaf didampingi Ketua Harian, Kamaruddin Abu Bakar dan Sekum M Nasir Syamaun MAP menyerahkan bonus untuk atlet peraih medali perunggu Asian Games yang diterima Ketua Umum PABBSI, T Rayuan Sukma, kemarin. 

BANDA ACEH - KONI Aceh menyerahkan bonus bagi peraih medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas), dan internasional. Penyerahan itu berlangsung di Kantor KONI Aceh, petang kemarin.

Ketua Umum KONI Aceh, H Muzakir Manaf didampingi Ketua Harian, H Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), dan Sekum M Nasir Syamaun MAP secara simbolis menyerahkan bonus bagi peraih perunggu Asia Games, Surahmat di cabang angkat besi. Bonus sebesar Rp 50 juta diterima Ketua Umum Pengprov PABBSI Aceh, HT Rayuan Sukma.

Pada kesempatan itu, Muzakir Manaf menyebutkan, bonus ini merupakan bentuk apresiasi pihaknya kepada atlet yang sudah berjuang mengharumkan nama Aceh, di level nasional maupun internasional. “Terima kasih banyak atas perjuangan keras selama ini,” ungkap Mualem–sapaan akrab Muzakir Manaf–.

Prestasi 2018, nilai Mualem, akan menjadi modal berharga dalam menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2019 di Bengkulu, dan Pra-PON. Karena itulah, pertahankan semangat dalam berlatih guna menghadapi tantangan lebih berat lagi. “Semoga prestasi ini menjadi modal berharga untuk persaingan di Porwil di Bengkulu, dan Pra-PON,” pungkas Mualem.

Sementara Sekum KONI Aceh, M Nasir Syamaun kepada Serambi menyebutkan, prestasi ini merupakan hasil dari pembinaan selama 2018. Selain itu, banyak atlet yang tampil di Kejurnas dan internasional adalah binaan KONI. Sehingga, ini akan menjadi evaluasi bagi atlet tersebut.

Menurut Nasir, atlet binaan KONI Aceh berasal dari program Pelatda jangka panjang melalui sentralisasi, dan desentralisasi. Terlebih, selama ini, pihaknya memberikan peluang bagi atlet binaan untuk bertanding ataupun melakukan try-out di luar daerah.

Wakil Ketua KONI Aceh Bidang Pembinaan Prestasi, H Bachtiar Hasan dan Wakil Ketua bidang Litbang, HT Rayuan Sukma kepada Serambi merincikan, jumlah medali yang diperoleh atlet selama setahun yakni 17 emas, 15 perak, dan 26 perunggu. “Medali ini berasal dari even resmi atau bukan. Namun, kejuaraan tersebut berlebel nasional,” katanya.

Bachtiar dan Rayuan Sukma menjelaskan, dari 17 medali emas yang berhasil raih pada 2018, ternyata sebanyak 15 emas berasal dari kontribusi atlet binaan KONI Aceh. Tentu saja, hasil ini cukup menggembirakan karena sebagai persiapan menghadapi Porwil, dan Pra-PON.

13 emas berasal dari cabang angkat besi masing-masing Surahmat, Nurul ‘Amel’ Akmal, Muhammad Zul Ilmi, dan Irrahman. Kemudian atletik disumbangkan oleh Fuad Ramadhan, Marquh, dan Rifauzi. Lalu cabang petanque melalui Rani Amelia, Novi Lidya Isdiriandi/Kurnia Eliyanti, Revi Selviana, Rani Amelia/Ilyas/Maskur, serta Rani Amelia/Siti Susanti/Mukhlis Arlizar.

Turut hadir Bendahara umum KONI Aceh, Kennedy, Ketua Umum Pengprov Muaythai, Dahlan Jamaluddin, Ketua Umum FPTI Aceh, H Muhammad Saleh, Ketua Umum Perserosi, Ir H Faisal Saifuddin, Ketua Umum FOPI, Abdurrahman Mkes, Sekum Perbasi, Azwar dan para undangan.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved