Dinas PUPR Bener Meriah Optimis Proyek Selesai Tepat Waktu

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bener Meriah, Wildan Seni ST, optimis

Dinas PUPR Bener Meriah  Optimis Proyek Selesai Tepat Waktu
SERAMBI/IDRIS ISMAIL
Pansus III DPRK Pidie Jaya bersama Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten setempat, Jumat (14/7) memperhatikan kondisi Oprit jembatan yang telah ambruk akibat gempa dan banjir 2016 lalu. SERAMBI/IDRIS ISMAIL 

REDELONG - Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bener Meriah, Wildan Seni ST, optimis pekerjaan proyek infrastruktur tahun anggaran 2018 akan selesai tepat waktu, meski ada beberapa perusahaan yang akan habis masa kontraknya pada 20 Desember ini.

“Kita yakin dan optimis kegiatan di dinas PUPR akan rampung tepat waktu, karena hanya tinggal beberapa saja yang belum selesai, seperti PL dan pengerjaan drainase. Sedangkan untuk pengerjaan infrastruktur yang besar tinggal beberapa saja yang belum rampung 100%, tinggal penyempurnaan saja,” katanya kepada Serambi, Selasa (18/2).

Persoalan pergantian kepala dinas yang sempat terjadi dua kali dalam waktu berdekatan, menurutnya tidak berpengaruh terhadap pekerjaan proyek di lapangan. Pergantian itu sendiri terjadi karena kepala yang lama mengundurkan diri.

“Bagi pekerjaan yang belum selesai kita berlakukan denda. Dimana denda itu akan dihitung permil dari sisa pekerjaan. Denda tersebut selanjutnya akan kita setorkan ke kas negara, “ ungkap Wildan.

Diketahui sebelumnya, Dinas PUPR mengalami kegoncangan setelah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dinas tersebut beberapa bulan lalu, terkait dengantertangkapnya Bupati Bener Meriah, Ahmadi, dan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Sebelum OTT (operasi tangkap tangan) dilakukan KPK, pejabat Kadis PUPR, Armaida, telah terlebih dahilu mengundurkan diri, karena lebih memilih bertugas di Kabupaten Aceh Tengah. Jabatan yang ditinggalkan itu kemudian diisi oleh Sektretarisnya, Fahmi, dan menjadi Plt Kadis PUPR Bener Meriah.

Namun, beberapa bulan menjabat, Fahami juga memilih mengundurkan diri, dengan alasan sedang fokus melanjutkan pendidikan S2. Karena, mengalami kekosongan pejabat, Wildan yang diketahui juga sebagai salah satu pejabat di dinas itu ditunjuk sebagai Plt Kadis PUPR Bener Meriah sdejak 6 November 2018 lalu.(c51)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved