Jenis Antibiotik Ini Bisa Sebabkan Kerusakan Fatal pada Jantung, FDA Keluarkan Peringatan

Fluorokuinolon tidak boleh digunakan pada pasien dengan peningkatan risiko kecuali tidak ada pilihan pengobatan lain yang tersedia.

Jenis Antibiotik Ini Bisa Sebabkan Kerusakan Fatal pada Jantung, FDA Keluarkan Peringatan
Shutterstock
Ilustrasi serangan jantung. 

SERAMBINEWS.COM - Tahukah Anda bahwa antibiotik tertentu dapat menyebabkan kerusakan yang menyakitkan dan bahkan sangat fatal pada pembuluh darah aorta?

Dilansir dari Nbcnews.com, antibiotik fluorokuinolon ternyata dapat meningkatkan risiko diseksi aorta pada orang-orang yang telah didiagnosis penyakit tertentu.

Baca: FDA Peringatkan Orang Tua untuk Tidak Pakaikan Perhiasan Kalung dan Gelang pada Bayi

Food and Drug Administration (FDA) AS bahkan mengungkapkan bahwa mereka harus hati-hati jika mulai mengonsumsi antibiotik fluorokuinolon.

"Antibiotik fluorokuinolon dapat memicu terjadinya diseksi aorta. Yakni pecahnya pembuluh darah utama jantung yang dapat mengakibatkan pendarahan berbahaya hingga kematian," kata FDA dalam sebuah pernyataan.

Baca: Indonesia Berpeluang Garap Proyek Pembangunan Kembali Irak dan Suriah Jika Perang Usai

Fluorokuinolon tidak boleh digunakan pada pasien dengan peningkatan risiko kecuali tidak ada pilihan pengobatan lain yang tersedia.

Orang yang berisiko tinggi adalah mereka termasuk yang memiliki riwayat penyumbatan atau aneurisma (tonjolan abnormal) dari aorta atau pembuluh darah lainnya.

Tak hanya itu, mereka dengan riwayat tekanan darah tinggi atau penderita hipertensi, gangguan genetik tertentu yang melibatkan perubahan pembuluh darah, dan orang tua juga rentan akan efek berbahaya antibiotik ini.

Baca: Tak Daftarkan Bayi Baru Lahir sebagai Peserta JKN-KIS Bisa Dijatuhi Sanksi oleh BPJS Kesehatan

FDA mengatakan bahwa panduan risiko baru akan ditambahkan ke label obat.

Badan ini telah memperingatkan bahwa obat-obatan yang kuat seharusnya hanya digunakan bila diperlukan karena mereka dapat menyebabkan efek samping buruk lain pada otot, sendi, dan saraf.

 
“Para profesional perawatan kesehatan harus menghindari pemberian antibiotik fluorokuinolon pada pasien yang berisiko atau memiliki aneurisma aorta," kata FDA.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved