Tim Seleksi Calon Sekda Harus Bebas Intervensi

Panitia Seleksi (Pansel) calon sekda Aceh mengumumkan nama-nama 10 orang yang dinyatakan lulus seleksi

Tim Seleksi Calon Sekda  Harus Bebas Intervensi
Sriwijaya Post/net
Ilustrasi 

* 10 Orang Lulus Seleksi Administrasi

BANDA ACEH - Panitia Seleksi (Pansel) calon sekda Aceh mengumumkan nama-nama 10 orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dan ke-10 nama tersebut sudah menyebar luas di media sosial sejak Jumat kemarin.

Koordinator Masayarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian berharap Pansel Pengisian Jabatan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Aceh harus fair dalam bekerja dan memberikan penilian, tidak subjektif, jujur, profesional, dan transparan. Dengan demikian sekda yang terpilih nanti benar-benar berkualitas dan memiliki kemampuan dalam menjalankan tata kelola Pemerintah Aceh yang baik dan bersih.

Yang lebih penting lagi, kata Alfian, tim seleksi harus bebas intervensi politik dalam melakukan rekrutmen sehingga sekda yang terpilih bukan ‘rasa partai’.

Ke-10 calon sekda yang sudah lulus seleksi administrasi, kata Alfian harus dibuka ke publik untuk mendapatkan masukan atau laporan menyangkut integritas, kejujuran, dan kredibilitas.

Tim seleksi juga berkewajiban melakukan rekam jejak para calon sekda Aceh. Tim tidak hanya menilai secara administrasi dan wawancara tapi juga rekam jejak para calon ke tempat atau kantor-kantor tempat dia pernah bekerja. “Ini sangat penting agar sekda teriplih benar-benar bersih dari noda KKN dan berwibawa,” tandas Alfian.

Bukan ahli paraf
Dalam grup WhatsApp Forum PRB Aceh yang dipantau Serambi, Jumat (21/12) sempat berkembang diskusi yang mewacanakan perlunya dibuat standar tentang bagaimana seharusnya sosok ideal seorang sekda.

Zulfikar Muhammad selaku Koordinator Bidang Advokasi dan Peningkatan Kesadaran Publik Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh yang menggagas wacana itu menulis, “Sekda bukanlah tukang pos, disposisi dan ahli paraf.”

Zulfikar yang juga Direktur Koalisi NGO HAM Aceh melemparkan sejumlah ‘syarat’ (standar) setiap calon sekda, di antaranya harus sangat paham tentang keistimewaan dan kekhususan Aceh, sangat paham tentang kemampuan fiskal Aceh, sangat berwibawa di mata birokrat karena merupakan atasan tertinggi semua PNS, punya sensitifitas kemiskinan, kebencanaan, dan antikorupsi, dan kuat pengetahuan agama.

“Apakah dari 10 nama yang telah diumumkan lulus seleksi administrasi oleh tim seleksi memiliki berbagai keunggulan tersebut,” tulis Zulfikar melemparkan ke forum yang mendapat jawaban beragam termasuk sosok-sosok yang dinilai memenuhi standar versi Forum PRB Aceh.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved