PNM Capai Target Nasabah

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM saat ini telah memiliki 4 juta nasabah Mekaar

PNM Capai Target Nasabah
SERAMBI NEWS.COM/ASNAWI LUWI
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tenggara untuk penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara di Kantor Kejari Agara 

* Sebanyak 4 Juta Orang

BANDA ACEH - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM saat ini telah memiliki 4 juta nasabah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Atas capaian itu, PNM menggelar syukuran pada pesantren di empat daerah yaitu di Aceh Besar, Sukabumi, Banyuwangi, dan Lombok Barat, Sabtu (22/12).

Untuk Aceh dipilih Pesantren Babul Maghfirah di Kemukiman Cot Keueng, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar. Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi melalui rilis kepada Serambi menyampaikan bahwa pihaknya bersyukur atas tercapainya target 4 juta nasabah Mekaar di seluruh Indonesia. Itu merupakan hasil kerja keras, jujur, dan disiplin insan PNM, khususnya para Account Officer yang ada di seluruh Indonesia.

“Pada tahun ini, kita telah berhasil menambah 2 juta nasabah baru, memperluas jaringan menjadi 1.770 kantor layanan dan meningkatkan layanan pendampingan usaha melalui program PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha) kepada 4 juta ibu prasejahtera di 30 provinsi,” ujarnya.

Dia mengatakan, target 4 juta nasabah PNM Mekaar diberikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, pada akhir tahun 2017. Program PNM Mekaar menjadi program unggulan dalam mendorong inklusi keuangan, karena secara langsung memberikan akses keuangan kepada perempuan prasejahtera yang berpotensi menjadi pendukung ekonomi keluarga.

Regional Manager Mekaar Syariah Aceh, Agung Utomo menambahkan, khusus di Aceh, PNM berhasil mencapai target 100 persen. Pihaknya berhasil merekrut 70 ribu nasabah Mekaar sejak 2017. “Pada tahun 2019, ditargetkan bisa tercapai 75 ribu nasabah,” katanya.

Agung mengatakan, pembiayaan yang dilakukan PNM lebih kepada usaha super mikro dengan pinjaman awal minimal Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. “Pinjaman boleh diambil oleh yang sudah punya usaha, boleh juga yang belum. Program ini khusus untuk ibu-ibu, bapak-bapak tidak bisa,” ungkap dia.

Menurutnya, tujuan kehadiran PNM Mekaar untuk menghapus rentenir di kalangan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa berwirausaha tanpa dihantui bunga yang besar.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved