Publik Diminta Peka pada Barang Kedaluarsa

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin dan Kepala Dinas Perindag Aceh

Publik Diminta Peka pada Barang Kedaluarsa
SERAMBI/HERIANTO
WALI Kota Banda Aceh, Aminullah Usman memberikan plakat dan penghargaan kepada Kadisperindag Aceh, Muhammad Raudhi didampingi Kabid Abubakar, atas partisipasinya mengisi acara Car Free Day, dengan acara perlindungan konsumen, Minggu (23/12).

BANDA ACEH - Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin dan Kepala Dinas Perindag Aceh, Muhammad Raudhi serta Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Abubakar, menggelar acara perlindungan konsumen di arena Car Free Day, Minggu (23/12). Pada acara itu Wali Kota mengajak masyarakat untuk peka dan peduli terhadap barang-barang kedaluarsa.

“Biasanya menjelang akhir tahun, banyak pedagang memberikan potongan harga atau diskon besar. Jangan cepat terbujuk rayu, karena sebagian barang ada yang sudah dekat kedaluarsa, dan kemungkinan ada yang sudah terlampui masa pakai dan konsumsinya,” ujar Aminullah.

Dia mengatakan, dirinya sangat senang Disperindag Aceh dalam melaksanakan program dan kegiatan perlindungan konsumen pada acara Car Free Day. Acara yang digelar Disperindag ini sangat penting bagi masyarakat untuk melindungi konsumen dan masyarakat bagi sebagai konsumen untuk mencegah sedini mungkin mengkonsumsi atau menggunakan bahan produk makanan maupun kosmetik, obat-obat yang sudah kadarluasa.

Biasanya, ungkap Wali Kota, diakhir tahun banyak perusahaan makanan, minuman, kosmetik, obat-obatan, uni lever untuk mempercepat menghabiskan stok barang lamanya ke pasar, dengan istilah cuci gudang, melakukan pengurangan harga atau memberikan diskon yang besar kepada konsumen.

Pemberian diskon yang besar itu, jangan membuat publik tergoda dan terayu, sehingga membelinya, dengan alasan karena harganya murah. Padahal, barang yang dijual murah itu, bisa karena masa pakainya sudah mau habis, atau sudah kedaluarsa. “Jadi lah konsumen yang cerdas. Sebelum membeli teliti dulu masa pakai barang yang mau digunakan, agar tidak tertipu dan terhindar dari berbegai efek negatif, dari produk yang masa pakainya hampir habis ataua sudah lewat,” tandas Aminullah.

Sementara itu, Kepala Disperindag Aceh, Muhammad Raudhi mengatakan, di era internet, digital dan serba online, berbelanja menjadi lebih muda. Berbelanja dengan online memberikan kemudahan, efisien dan efektif.

Namun, katanya, tidak semua konsumen cerdas dalam membeli barang. Terlebih untuk barang-barang dengan harga murah. “Karena itu, penyuluhan Perlindungan Konsumen kami lakukan bersama Pemko, BPOM dan lembaga terkait lainnya di area car free day ini, untuk memberikan info dan mengingatkan masyarakat dalam membeli sesuatu barang, makanan dan minuman harus lebih hati-hati dan cerdas memilih dan melihat,” ujar Muhammad Raudhi.

Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disperindag Aceh, Abubakar menambahkan, acara penyuluhan perlindungan konsumen ini sudah menjadi agenda rutin tahunan Disperindag, setiap menjalang hari-hari khusus, seperti mau puasa, lebaran dan jelang akhir tahun.

Ini harus dilakukan untuk mengingatkan konsumen atas produk kadaluarsa yang dijual murah dan berbahaya bagi konsumen. Banyak kegiatan yang sudah dilakukan dalam rangka program Perlindungan Konsumen.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved