Aceh Kembali Miliki Wasit Bulutangkis Level Nasional

Setelah sekian lama menghilang dari kancah perwasitan bulutangkis nasional, akhirnya Aceh kembali berkiprah

Aceh Kembali Miliki Wasit  Bulutangkis Level Nasional
IST
KETUA Pengprov PBSI Aceh, Nahrawi Noerdin (dua kiri), menyerahkan secara simbolis sertifikat wasit bulutangkis kepada perwakilan peserta pelatihan di Sei Hotel, Banda Aceh, Kamis (29/11). 

BANDA ACEH - Setelah sekian lama menghilang dari kancah perwasitan bulutangkis nasional, akhirnya Aceh kembali berkiprah. Hal itu ditandai dengan lulusnya Muhammad Iqbal, utusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh dalam ujian wasit bulutangkis tingkat nasional di Jakarta, 18-22 Desember 2018. Dengan hasil itu, ke depan wasit asal Kota Langsa ini dapat memimpin semua kejuaraan bulutangkis pada tingkat nasional.

Dalam ujian yang diikuti 18 orang dari 18 provinsi di Indonesia itu, peserta tidak hanya diuji penguasaan teoritis, tapi langsung praktek untuk diuji kemampuannya pada turnamen bulutangkis level tinggi yaitu Kejurnas Bulutangkis 2018. Hasilnya, wasit asal Aceh dinyatakan lulus dengan nilai 86 dan meraih sertifikat wasit nasional.

Ketua Umum Pengprov PBSI Aceh, Nahrawi Noerdin, yang dikonfirmasi Serambi, terkait hal itu, kemarin, menyampaikan kegembiraannya atas prestasi yang diraih wasit bulutangkis utusan Aceh. “Kita patut berbangga dan ini merupakan kabar gembira bagi bulutangkis Aceh. Sebab, dari 18 provinsi yang diundang untuk mengikuti ujian wasit nasional kali ini, utusan dari enam provinsi dinyatakan tidak lulus,” ujarnya.

Keenam provinsi itu, sebut Nahrawi, adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Papua. “Alhamdulillah utusan kita, Saudara Muhammad Iqbal lulus dengan nilai sangat baik. Meskipun merupakan bagian dari ujian, tapi dia sudah memulai kiprahnya sebagai wasit nasional di Kejurnas Bulutangkis 2018 yang baru berakhir Sabtu (22/12) pekan lalu,” ungkap pria yang akrab disapa Awi ini.

Ke depan, Awi berharap wasit asal Aceh tersebut akan makin sering mendapat kesempatan untuk memimpin kejuaraan bulutangkis level nasional. Hal itu, lanjutnya, sangat penting untuk menambah jam terbang yang bersangkutan. Sehingga, beberapa tahun ke depan bisa promosi ke ujian wasit Asia dan ujian wasit BWF. “Dia masih muda dan sangat mungkin untuk sampai ke level tersebut,” ujar Nahrawi optimis.

Awi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu hingga utusan Pengprov PBSI Aceh berhasil lulus menjadi wasit nasional.”Saya atas nama Pengprov PBSI Aceh mengucapkan terima kasih kepada Kadispora Aceh dan semua pihak yang ikut memberi dukungan untuk keberhasilan wasit kita ini, terutama doa dari seluruh masyarakat Aceh. Semoga prestasi ini akan makin menyemangati kita untuk terus berbuat bagi kemajuan Aceh terutama di cabang olahraga bulutangkis,” demikian Awi.(jal)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved