Seluruh Hotel di Aceh Tengah Penuh Wisatawan

Libur panjang ditambah Natal, 23-25 Desember 2018 berdampak pada sejumlah hotel dan penginapan di Kota Takengon

Seluruh Hotel di Aceh  Tengah Penuh Wisatawan
SERAMBINEWS.COM/SARI MULIYASNO
Wisatawan mancanegara, kembali ke kapal pesiar usai mengunjungi Simeulue, Selasa (18/9/2018). 

TAKENGON - Libur panjang ditambah Natal, 23-25 Desember 2018 berdampak pada sejumlah hotel dan penginapan di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Seluruh penginapan di dataran tinggi Gayo itu dilaporkan fully booked alias ludes dipesan tamu.

Salah seorang karyawan Hotel Arafah, Aceh Tengah, Muhammad, Minggu (23/12) menyebutkan hotel itu bahkan tiga hari ke depan masih penuh oleh sejumlah wisatawan yang menghabiskan hari libur di Dataran Tinggi Gayo itu.

“Kalau hotel setahu saya sudah penuh semua. Tadi siang, masih ada kamar eksekutif, tarifnya Rp 850.000 per malam. Itu pun sisa dua kamar lagi, malam ini semua sudah full,” katanya.

Dia menyebutkan, informasi dari hotel lainnya juga sama. Sehingga, wisatawan memilih opsi menginap di sejumlah wisma. Mayoritas hotel dipesan hingga 26 Desember 2018.

Hal yang sama disebutkan seorang wisatawan lokal dari Kota Lhokseumawe, Aceh, Jafaruddin Yusuf. Dia mengaku kesulitan mendapat penginapan. “Saya setelah berkali-kali mencari hotel, ke mana-mana, baru ketemu satu kamar. Itu pun kamar terakhir, hingga saya tak punya pilihan,” katanya.

Dia menyebutkan, tingkat kunjungan wisatawan yang kian meningkat dari waktu ke waktu di Kabupaten Aceh Tengah seharusnya dijadikan potensi ekonomi oleh pemerintah daerah itu. “Mungkin pemerintah bisa bangun sebuah hotel yang representatif, yang dilengkapi berbagai fasilitas, sehingga begitu ada lonjakan pengunjung, selalu terpenuhi, pengunjung tidak kecewa,” katanya.

Saat ini, destinasi Danau Laut Tawar dan Pantan Terong masih menjadi primadona kawasan wisata yang wajib di kunjungi di daerah itu. Umumnya pengunjung datang dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh. “Ke depan, hotel dan penginapan yang bagus dan murah tentu saja patut ditambah di Aceh Tengah,” kata Jafaruddin.(kompas.com)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved