Ini Kerugian yang Anda Dapat Kalau Tak Buru-buru Blokir STNK Usai Jual Kendaraan

Langkah itu sangat penting karena selain tidak kena pajak progresif ketika membeli kendaraan lagi, juga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Ini Kerugian yang Anda Dapat Kalau Tak Buru-buru Blokir STNK Usai Jual Kendaraan
For Serambinews.com
STNK sepeda motor yang dirampas oleh para napi adalah Honda Beat tahun 2010, warna hitam, BL 4568 LAD. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Salah satu kebiasaan masyarakat ketika menjual kendaraan, baik itu mobil atau sepeda motor tidak langsung memblokir nama serta alamat yang tertera pada surat tanda nomor kendaraan bermotor ( STNK).

Padahal, langkah itu sangat penting karena selain tidak kena pajak progresif ketika membeli kendaraan lagi, juga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Contoh kasus, seperti dijelaskan Kasubdit Regident Polda Metro Jaya AKBP Sumardji, banyak penunggak pajak kendaraan di DKI Jakarta ketika ditelusuri alamatnya, ternyata bukan pemilik mobil.

Baca: Anak orang Kaya di Jepang Yuuka Watanabe Ditangkap Polisi terkait Kasus Pemerkosaan

Baca: Fakta-fakta Tentang Haiti, Negara di Kawasan Karibia yang Pernah Diterjang Tsunami pada 2010 Lalu

Baca: 4 Tahun Berdiri, Kampus PDD Unsyiah tanpa Telekomunikasi

Justru tinggal di pemukiman biasa, yang secara logika tidak mungkin untuk membeli mobil dengan harga ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah.

"Jadi sebaiknya langsung blokir saja. Setelah diblokir, pemilik baru kendaraan itu ketika bayar pajak harus sekalian balik nama karena kalau diblokir otomatis tidak bisa aktif lagi," kata Sumardji ketika dihubungi, Rabu (26/12/2018) malam.

Lantas bagaimana cara blokirnya? Menurut Sumardji pemilik mobil atau motor bersangkutan cukup datang ke samsat dengan membawa surat pernyataan bahwa kendaraan itu sudah dijual dan minta untuk diblokir.

"Hanya membawa surat itu saja, tidak perlu membawa STNK atau data diri pembeli mobil yang mereka jual itu. Kalau seperti itu, Anda juga bisa bebas dari pajak progresif, banyak keuntungannya," ujar Sumardji.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Blokir Nama di STNK Usai Jual Kendaraan"

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved