Penyeberangan Truk Dihentikan Sementara

Memasuki liburan tahun baru masehi ini, penyeberangan truk barang untuk rute Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh-Pelabuhan Balohan Sabang

Penyeberangan Truk  Dihentikan Sementara
SERAMBINEWS.COM/BUDI PATRIA
Kapal mengangkut penumpang menuju Sabang. 

* Rute Banda Aceh-Sabang

BANDA ACEH - Memasuki liburan tahun baru masehi ini, penyeberangan truk barang untuk rute Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh-Pelabuhan Balohan Sabang dihentikan sementara. Pengumuman pemberhentian sementara itu sudah disampaikan oleh otoritas pelabuhan kepada awak truk.

Kepala Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Rusmansyah kepada Serambi, Sabtu (29/12) mengatakan, pihaknya sudah mengeluarkan pengumuman tentang pemberhentian sementara penyeberangan truk barang. Aturan seperti itu sudah rutin diterapkan pada rute tersebut ketika memasuki musim liburan.

“Tapi aturan ini tidak terlalu kaku juga, kalau memang nanti mobil pribadi milik wisatawan yang akan menyeberang ke Sabang sedikit, maka akan kita perbolehkan truk masuk ke kapal. Selain itu, untuk truk pengangkut sembako tetap boleh menyeberang setiap saat,” ujar Rusmansyah.

Dia menjelaskan, meskipun aturan itu diberlakukan selama musim liburan tahun baru. Namun mobil pengangkut sembako tetap mendapat pengucualian. Mereka dapat menyeberang setiap hari. Karena ini menyangkut persediaan kebutuhan pokok di Sabang yang disuplai dari daratan.

Pemberlakuan penyeberangan truk itu akan diberlakukan hingga 2 Januari 2019 mendatang. Karena diperkirakan arus balik dari Sabang akan terjadi pada saat itu.

Untuk kemarin, pelayaran ke Sabang masih berlangsung enam trip yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Pelayaran tersebut terdiri atas tiga trip kapal cepat yang dilayani oleh Express Bahari 2F, Express Bahari 8B, dan Express Cantika. Serta tiga trip kapal lambat yang dilayani oleh KMP BRR dan KMP Tanjung Burang.

Jadwal Pelayaran Masih Normal
Kepala Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Rusmansyah mengatakan, memasuki hari pertama masuknya liburan tahun baru, jumlah penumpang atau wisatawan yang menuju ke Sabang tidak menunjukkan lonjakan siginifikan. Meskipun jumlah penumpang meningkat dibandingkan hari biasa.

“Karena penumpang tidak terlalu menunjukkan lonjakan, maka pelayaran tetap dengan jadwal reguler tanpa ada penambahan trip. Tapi akan kita lihat jumlah penumpang besok (hari ini, red). Apakah butuh penambahan jadwal atau tidak,” ujar Rusmansyah.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan liburan tahun baru 2018 lalu, jumlah penumpang kali ini menurun. Bahkan, katanya, area parkir yang biasanya dipenuhi kendaraan wisatawan yang dititipkan, kali ini justru masih kosong.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved