Jembatan Kaula Baru Mubazir

Jembatan penghubung permukiman penduduk Kuala Baru, Aceh Singkil dengan pusat perkantoran pemerintahan kecamatan

Jembatan Kaula Baru Mubazir
capture video
Warga bersusah payah menaiki tangga di ujung jembatan Balaibung, Pulau Banyak, Aceh Singkil. 

SINGKIL - Jembatan penghubung permukiman penduduk Kuala Baru, Aceh Singkil dengan pusat perkantoran pemerintahan kecamatan setempat dinilai mubazir karena hingga kini tidak bisa digunakan. Selain belum selesai pembangunannya, jembatan tersebut juga tidak tersambung dengan jalan.

Kondisi itu disesalkan warga Kuala Baru. Sebab, keberadaan jembatan yang pembangunannya menghabiskan dana miliaran rupiah itu tidak sesuai dengan harapan. “Tadinya, jembatan dibangun agar bisa menyeberang. Tapi ini pas di ujung jembatan adanya rawa, bukan jalan. Jadi, kalau sudah selesai jembatan ini, tetap tidak bisa digunakan karena tidak ada jalan,” kata Ma Uyung, warga Kuala Baru.

Berdasarkan pantauan Serambi, Minggu (30/12), jembatan Kuala Baru itu memang belum selesai dibangun. Lantai jembatan juga baru siap separuh, sedangkan tiang sudah rampung semua. Satu sisi kepala jembatan berada di dekat rumah penduduk tersambung dengan jalan.

Namun di ujung jembatan satunya lagi tidak ada jalan, melainkan rawa yang berada di belakang kantor Polsek Kuala Baru.

Sehingga kalau jembatan sudah selesai dibangun, tak bisa berfungsi sebagaimana mestinya karena tidak ada jalan. Oleh sebab itu, warga berharap, di ujung jembatan segera dibangun jalan penghubung agar jembatan sepanjang sekitar 144 meter itu bisa bermanfaat.

Berdasarkan catatan Serambi, jembatan penghubung permukiman penduduk Kuala Baru dengan perkantoran pemerintah kecamatan setempat itu dibangun secara bertahap menggunakan dana otonomi khusus. Tahap pertama dibangun 2017. Kemudian dilanjutkan tahun 2018, namun sayang belum tuntas.(de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved