Socfindo Bantah Cemari Sungai

SEMENTARA itu, Kepala PMKS PT Socfindo Seumayam, Ferdinan Munthe kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan

Socfindo Bantah Cemari Sungai
SERAMBINEWS.COM /SA'DUL BAHRI
Warga memperlihatkan sejumlah ikan yang mati dari sungai Alue Geutah di Desa Alue Bateung Brok, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (29/12/2018). 

SEMENTARA itu, Kepala PMKS PT Socfindo Seumayam, Ferdinan Munthe kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak perusahaan terungkap kalau penyebab matinya ikan di Sungai Alue Geutah bukan disebabkan dari limbah PMKS milik mereka.

“Tidak ada tingkat kebocoran dari limbah PMKS PT Socfindo yang menyebabkan matinya ikan. Dari hasil pemeriksaan, pengukuran kebutuhan oksigen untuk mengoksidasi senyawa terlarut dan partikel organik di air atau Chemical Oxygen Demand (COD) masih di bawah standar,” jelas Ferdinan Munthe.

Ia menerangkan, dari hasil pemeriksaan laboratorium PT Socfindo, COD dari sampel yang diambil dari sungai di sekitar pembuangan limbah hanya 210 part per million (PPM) atau masih di bawah standar dari batas COD 350 PPM. “Ini berarti tak ada pencemaran di sekitar pembuangan limbah PMKS Socfindo,” tegasnya.

Ferdinan mengungkapkan, sampel air selain diperiksa di PT Socfindo, sebagian sampelnya juga diperiksa di Banda Aceh dan Medan. “Jika memang terbukti adanya pencemaran limbah, kita siap mengikuti sesuai dengan ketentuan yang ada dan merehabilitasi lokasi pembuangan limbah tersebut. Namun yang jelas, saat ini tidak ada pencemaran limbah PMKS,” pungkas Ferdinan Munthe.(c45)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved