Terkait Tes Baca Alquran, Relawan Prabowo Menilai Ikatan Dai Aceh Cuma Cari Sensasi dan Telat Sadar

Ketua Relawan Prabowo Presiden (RPP) Aceh, Don Muzakir, menilai usulan uji baca Alquran ini hanya bertujuan mencari sensasi saja.

Terkait Tes Baca Alquran, Relawan Prabowo Menilai Ikatan Dai Aceh Cuma Cari Sensasi dan Telat Sadar
For Serambinews.com
Ketua Relawan Prabowo Presiden (RPP) Aceh yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) DPW Aceh, Don Muzakir, saat mendampingi Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno yang mengunjungi Aceh pada Selasa (20/11/2018). 

SERAMBINEWS.COM - Terkait undangan Ikatan Da’i Aceh kepada pasangan capres-cawapres untuk mengikuti uji baca Alquran di Aceh, ditanggapi sinis oleh Ketua Relawan Prabowo Presiden (RPP) Aceh, Don Muzakir.

Melalui siaran pers yang diterima Serambinews.com, Minggu (30/12/2018) malam, ia menilai usulan tersebut sudah terlambat dan hanya bertujuan mencari sensasi saja.

Mengingat seluruh tahapan dan persyaratan untuk menjadi capres dan cawapres sudah tuntas jauh hari sebelumnya.

“Saya kira, pihak Ikatan Da’i Aceh terlambat menyadari hal tersebut. Semua tahapan sudah selesai, dan tak ada lagi tahapan atau agenda yang bisa ditambah menjelang hari pencoblosan,” katanya.

“Sehingga, kami menilai usulan tes baca Alqur’an ini hanya mencari sensasi saja, dan tidak tertutup kemungkinan sudah diboncengi oleh beragam kepentingan,” ujar Don Muzakir.

Baca: Ikatan Dai Aceh Undang Dua Capres Tes Baca Al Quran, Peneliti: Peluang Emas untuk Menarik Simpati

Menurutnya, usulan tes baca Alqur’an yang ‘kesiangan’ ini bukan lagi soal uji kemampuan siapa yang lebih fasih, namun sudah ditujukan untuk mengondisikan sikap para pendukung salah satu capres, setelah tes tersebut selesai dilaksanakan.

“Lagipula, meski tanpa dilakukan tes secara resmi, masyarakat juga sudah tahu tingkat kefasihan kedua calon dalam melafadzkan ayat-ayat Alquran. Khususnya terhadap salah satunya (capres) yang sempat mengundang kehebohan publik karena salah mengucapkan ayat Alquran,” sindir Don Muzakir, merujuk insiden ‘alfateka’ yang videonya viral belum lama ini.

“Sedangkan capres yang satunya lagi, meski diakui ilmu agamanya tidak sempurna, tapi adalah seorang negarawan yang didukung kaum agamais melalui beberapa kali ijtima' ulama,” Jelas Don Muzakir.

Baca: Gus Nadir Anggap Tes Ngaji Jokowi-Prabowo Tak Perlu: Kealiman Pemimpin Itu dengan Bertindak Adil

Ikatan Da’i Aceh: Perlu dan mendesak

Sementara itu, Ikatan Da’i Aceh mengatakan tes baca Alquran ini perlu dan mendesak untuk diselenggarakan, sebagai salah satu upaya memberikan pendidikan politik kepada rakyat khususnya yang beragama Islam, soal kapabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam memanifestasikan nilai-nilai keislaman dan keimanan.

Halaman
123
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved