DPRA Usul Bentuk Pansus Proyek APBA 2018, Banyak Realisasi Fisik tak Sesuai Target

Dampak dari OTT DOKA itu, banyak proyek APBA yang tak selesai sampai tutup tahun anggaran 2018, Senin kemarin.

DPRA Usul Bentuk Pansus Proyek APBA 2018, Banyak Realisasi Fisik tak Sesuai Target
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Ketua DPRA Muhammad Sulaiman dihadapan Sekda Aceh Dermawan meneken SK Pengesahan Raqan APBA 2019 menjadi Qanun APBA 2019 pada, Senin (31/12) malam, bertepatan malam tahun baru 2019, di Gedung DPRA 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SEEAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh Nurzahri mengusulkan kepada pimpinan DPRA segera menjadwalkan Pansus pelaksanaan proyek APBA 2019, pada minggu pertama Januari 2019.

“Usulan Pansus proyek 2018 pada bulan Januari 2019 ini, sangat penting dan perlu, karena dari laporan masyarakat di berbagai daerah, banyak proyek fisik yang masa pekerjaannya sudah habis, tapi masih terus dikerjakan rekanan atas persetujuan bawah tangan kepala Dinas dan Kepala Badan selaku Penguasa Anggaran (PA) dan Kepala Bidang selaku Kuasa Pengguna Anggaran,” kata Nurzahri dalam sidang paripurna pengesahan APBA 2019, Senin (31/12/2018) malam.

Baca: Sindir Cara Wudhu Sandiaga Uno, Mahfud MD: Air di Gayung Itu Suci Tapi Tidak Mensucikan

Baca: Tepati Janjinya, DPRA Sahkan Qanun APBA 2019 pada Malam Tahun Baru, Nilainya Capai Rp 17,016 T

Menurut dia, berdasarkan pengamatan monitor televisi P2K Setda Aceh, daya serap anggaran APBA 2018 sampai posisi 31 persen, belum mencapai targetnya.

Realisasi keuangan ditargetkan 85 persen, tapi yang terealisir hanya 81,2 persen, minus 3,8 persen.

Fisik proyek juga demikian, targetnya 95 persen, realisasinya di lapangan baru 92 persen, minus 3 persen dari targetnya 95 persen.

Menurut Nurzahri, tidak tercapainya target daya serap keuangan dan realisasi fisik proyek APBA 2018, disebabkan banyak hal.

Antara lain, karena RAPBA 2018 senilai Rp 15,08 triliun tidak diqanunkan oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, pada Maret 2018 lalu, melainkan dipergubkan.

Baca: Dalam Sidang Paripurna DPRA, Al-Farlaky Minta Guru Kontrak Badan Dayah Dilanjutkan

Kedua, setelah tiga bulan Pergub APBA 2018 berjalan, tepatnya pada tanggal 3 Juli 2018, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, ditangkap KPK dalam kasus OTT atas dugaan menerima fee proyek Dana Otonomi Khusus Kabupaten/Kota (DOKA) 2018.

Akibat dari kasus OTT DOKA itu, pelaksanaan lelang proyek APBA 2018 berjalan sangat lamban, dan kegiatan lelang baru berjalan normal kembali pada Agustus 2018.

Dampak dari OTT DOKA itu, banyak proyek APBA yang tak selesai sampai tutup tahun anggaran 2018, Senin kemarin.

Karena itu, anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh itu mengusulkan kepada Pimpinan DPRA perlu dibentuk Pansus pada Januari 2018.

“Tujuan dari Pansus itu, bahan temuan Pansus APBA 2018 dijadikan bahan bandingan dalam laporan pertanggungjawaban Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, pada bulan Maret atau April 2019 mendatang, dengan agenda penyampaian laporan pertanggungjawaban APBA 2018 kepada DPRA,” ujar Nurzahri.(*)

Penulis: Herianto
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved