Pelamar CPNS 2018 yang Lolos Curhat ke Ustaz Yusuf Mansur, Usahanya Layak Ditiru

Tahun 2018 ini merupakan salah satu tahun yang memiliki proses penerimaan CPNS agak berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pelamar CPNS 2018 yang Lolos Curhat ke Ustaz Yusuf Mansur, Usahanya Layak Ditiru
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Ustaz Yusuf Mansur 

Laporan Reporter Warta Kota, Theo Yonathan Simon Laturiuw

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pengumuman akhir tes calon pegawai neger sipil (CPNS) 2018 nyaris rampung diumumkan oleh masing-masing instansi.

Ribuan peserta pun gugur, dan muncullah nama-nama abdi negara yang dianggap layak mengisi setiap formasi jabatan.

Tahun 2018 ini merupakan salah satu tahun yang memiliki proses penerimaan CPNS agak berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Seleksi penerimaan CPNS 2018 menjadi agak berbeda lantaran pemerintah terpaksa mengeluarkan aturan baru di tengah-tengah seleksi.

Aturan baru terpaksa dikeluarkan lantaran banyaknya pelamar yang gugur di Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akibat level kesulitan soal lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca: Baby Ali Lahir Dengan Berat Hampir 6,8 Kg, Pecahkan Rekor Rumah Sakit

Baca: Naik Motor Gede, Plt Gubernur Aceh Tinjau Pasar Hewan Gandapura Bireuen

Salah satu jenis soal yang jauh lebih sulit ketimbang tahun-tahun sebelumnya adalah soal tes karakteristik pribadi (TKP).

Banyak peserta dengan nilai SKD tinggi terpaksa gugur akibat tak melewati batas passing grade yang ditetapkan untuk masih-masing soal.

Akibatnya, terutama di daerah, tingkat kelulusan SKD amat kecil. Bahkan di NTT dan Ambon, jumlah peserta yang lulus SKD hanya 8 orang saja.

Pemerintah kemudian menetapkan aturan baru sehingga akhirnya ada 2 jenis pelamar CPNS 2018.  Jenis pertama adalah pelamar jenis P1/L atau yang lulus berdasarkan ketentuan aturan pertama.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved