PKS dan PAN Aceh Dukung Pelaksanan Tes

Wacana tes baca Alquran bagi calon presiden dan wakil presiden (capres dan cawapres) RI yang digagas oleh Ikatan Dai Aceh

PKS dan PAN Aceh Dukung Pelaksanan Tes
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Para bakal calon legislatif (Bacaleg) dari berbagai partai politik (parpol), Senin (16/7/2018) mulai mengikuti uji baca Alquran di Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe. 

BANDA ACEH - Wacana tes baca Alquran bagi calon presiden dan wakil presiden (capres dan cawapres) RI yang digagas oleh Ikatan Dai Aceh mendapat reaksi beragam. Tetapi, Partai Kesatuan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh menegaskan bahwa pihaknya mendukung wacana itu.

Kedua partai pendukung capres dan cawapres RI nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini, tidak keberatan dengan wacana itu selama tidak ada kepetingan politik pihak tertentu. “Kalau bukan syarat lulus, itu sah-sah saja masyarakat buat,” kata Ketua DPW PKS Aceh, Ustaz Ghufran Zainal Abidin, kemarin.

Gufran menjelaskan, secara undang-undang memang tidak diatur uji baca Alquran bagi capres dan cawapres, termasuk untuk calon anggota DPR RIdari dapil I dan II Aceh. Aturan kepala daerah wajib mengikuti uji baca Alquran hanya berlaku di Aceh karena diatur dalam qanun.

“Kita melihatnya bukan dari sisi regulasi, tapi bagian dari pada syiar Islam dan proses untuk mendapatkan simpati dari manyoritas muslim. Jadi PKS Aceh mendukung upaya itu. Tapi harus dilakukan komunikasi yang baik dengan capres dan cawapres, apakah mereka bersedia,” katanya.

Selain itu, dia mengingatkan mengingatkan agar wacana yang dilahirkan oleh Ikatan Dai Aceh tersebut bukan dengan tujuan untuk menjatuhkan kandidat tertentu. “Wacana ini lahir jangan untuk menjatuhkan sesorang tapi lebih kepada untuk mendapatkan ketenanganan publik. Apalagi Indonesia sebagai negara yang penduduknya mayoritas muslim,” katanya

Sekretaris DPW PAN Aceh, Ir Teuku Hasbullah HD yang dihubungi Serambi juga mendukung wacana tes baca Alquran untuk capres dan cawapres. “Tetapi persoalaannya, yang mengatur tata cara atau syarat terhadap capres dan cawapres kan KPU Pusat,” imbuhnya.

Bahkan, dia tidak menilai gagasan itu sebagai muatan politik yang dimainkan kelompok tertentu jelang Pilpres 2019. Menurutnya, wacana tes baca Alquran bagi capres dan cawapres RI sebagai hal biasa yang disampaikan Ikatan Dai Aceh untuk melihat kemampuan calon pemimpin mambaca kalam Ilahi.

Selain PKS dan PAN Aceh, Partai Golkar Aceh juga mendukung wacana itu. Sekretaris Partai Golkar Aceh, Syukri Rahmat mengatakan, tes baca Alquran bagi capres dan cawapres wacana yang bagus. “Tapi itukan kerjaannya KPU, jadi selain KPU, tidak ada yang bisa intervensi soal itu. Secara pribadi saya dukung,” katanya.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved