Aceh Jaya Koordinasi dengan Pertamina

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya akan melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Aceh terkait sanksi yang diberikan

Aceh Jaya Koordinasi dengan Pertamina
RATUSAN jeriken kosong menumpuk di area SPDN (Solar Paket Dialer untuk Nelayan) Koperasi Perikanan Rehabilitation and Empowermant of South West Coast of Aceh (Koperkan REFCA) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya sampai Senin (1/10). Kuota solar sebanyak 80 ton per bulan yang diberikan Pertamina sudah habis sejak 19 September lalu. Sedangkan kuota Oktober baru bisa ditebus, Senin (1/10), kemarin. 

CALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya akan melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Aceh terkait sanksi yang diberikan terhadap tiga SPBU sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM jenis solar subsidi di kabupaten setempat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Jaya, Mustafa menjawab Serambi, Jumat (4/1), terkait sikap pemerintah dalam membantu para nelayan mencukupi kebutuhan bahan bakar kapal untuk melaut.

“Kemarin, kita sudah tinjau ke lapangan, dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Pertamina, paling telat akan dilakukan dalam minggu ini,” jelasnya.

Hal tersebut, jelasnya, dilakukan untuk mendapatkan kepastian terhadap distribusi solar subsidi kepada masyarakat, terutama para nelayan. “Untuk saat ini, pemerintah juga tidak bisa melakukan apa-apa terkait dengan ketidakcukupan BBM jenis solar subsidi. Untuk nelayan, kita hanya mengarahkan mengambil minyak ke SPBU Lamno atau SPBU Alue Peut, Kecamatan Panga,” bebernya.

Untuk pemberian sanksi kepada tiga SPBU di Aceh Jaya, Sekda menegaskan, Pemkab tidak akan ikut campur karena itu merupakan wewenang dari Pertamina. “Nanti dengan Pertamina kita hanya melakukan koordinasi pengambilan minyak untuk para nelayan,” imbuhnya.

Mustafa mengharapkan, agar SPBU yang ada di Aceh Jaya untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan terkena sanksi penghentikan pasokan selama satu bulan yang dijatuhkan oleh Pertamina.(c52)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved