DPRK Desak Menteri Agraria Segera Bersikap

DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN)

DPRK Desak Menteri Agraria Segera Bersikap
HGU Kebun Sawit

* Terkait Perpanjangan Izin HGU PT CA

BLANGPIDIE - DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI segera mengeluarkan putusan yang tegas menolak atau menerima usulan perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) PT Cemerlang Abadi (CA) di kawasan Desa Cot Seumantok dan Alue Jeureujak, Kecamatan Babahrot.

Pasalnya, PT CA terus saja beroperasi tanpa izin selama setahun terakhir, meski izin HGU perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut sudah berakhir pada 31 Desember 2017 lalu. “Harus ada kejelasan, jangan diulur-ulur. Menteri Agraria harus bersikap, menolak atau ada keputusan lain atas usulan perpanjangan izin HGU yang diajukan manajemen perusahaan tersebut,” kata Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli SSos menjawab Serambi, Jumat (4/1).

Sikap DPRK Abdya sendiri, tegas Zaman Akli, tetap konsisten menolak usulan perpanjangan izin HGU seluas 4.847 hektare (ha) yang diusulkan manajemen PT CA. “Pemkab, petani, dan unsur ulama, juga menolak usulan perpanjangan HGU PT CA itu,” tukasnya.

Dia menjelaskan, dalam raoat dengar pendapat (RDP) yang digelar DPD RI di Jakarta pada 12 September 2018 lalu, salah satu dirjen yang mewakili Menteri ATR/Kepala BPN RI berjanji bahwa kementerian segera mengeluarkan putusan tentang masalah izin HGU PT CA. “Pejabat mewakili menteri dalam RDP ketika itu mengatakan kementerian segera mengeluarkan putusan, paling lambat sebelum Pilpres dan Pileg April 2019,” ucapnya.

Hanya saja, ulas Zaman Akli, Kementerian ATR/Kepala BPN RI semestinya tidak perlu mengulur-ngulur waktu untuk mengeluarkan putusan mengingat saat ini sudah sangat mendesak. “Kalau ada perkerjaan yang bisa diselesaikan hari ini kenapa harus ditunggu besok. Bukankah masalah PT CA tak terkait dengan pemilu,” tandas politisi dari PA ini.(nun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved