Ekspor Batu Bara Turun

Ekspor komoditi nonmigas pada November 2018 menurun 22,07 persen dibandingkan Oktober 2018 dengan nilai ekspor 12.578.670 USD

Ekspor Batu  Bara Turun
Kadis ESDM Aceh, Mahdinur bersama pihak PT Mifa, sedang meminjau pelabuhan ekspor batu bara di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (6/10). SERAMBI/HERIANTO 

BANDA ACEH - Ekspor komoditi nonmigas pada November 2018 menurun 22,07 persen dibandingkan Oktober 2018 dengan nilai ekspor 12.578.670 USD. Kelompok komoditi nonmigas yang diekspor melalui pelabuhan di Aceh ini, yaitu bahan bakar mineral berupa batu bara turun menjadi 11.109.391 USD dari nilai sebelumnya 14.853.433 USD.

Selain itu, nilai ekspor ikan dan udang juga turun dari 19.214 USD menjadi 16.119 USD, sedangkan bahan kimia anorganik meningkat dari 1.250.130 USD menjadi 1.451.075 USD.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin yang dikonfirmasi Serambi, Jumat (4/1), mengatakan penurunan ekspor ini karena permintaan menurun, selain itu cuaca dan musibah yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa wilayah di Indonesia juga mempengaruhi nelayan melaut, sehingga nilai ekspor udang dan ikan menurun. “Orang melaut juga was-was, selanjutnya harga juga agak sedikit naik,” ujarnya.

Sementara terkait penurunan nilai ekspor batu bara, Wahyudin juga menyampaikan adanya permintaan yang menurun pada November 2018. Ekspor batu bara dari Aceh ditujukan paling banyak ke India, Tiongkok, dan Thailand.

Menurutnya, penurunan ekspor ini akan mempengaruhi nilai dari laju pertumbuhan ekonomi Aceh, karena pertambangan di provinsi ini cukup besar share-nya terhadap perekonomian di Aceh. Dalam hal ini, Wahyudin mengatakan anggaran pemerintah APBA, APBK harus dapat dicairkan seoptimal mungkin untuk membantu perekonomian masyarakat.

“Sampai triwulan ke-II bulan Desember baru terealisasi anggaran APBA sekitar 75 persen seharusnya bisa lebih banyak,” sebutnya.

Sementara komoditi terbesar yang diekspor pada November 2018 melalui pelabuhan di luar provinsi Aceh adalah komoditi kopi, teh, dan rempah-rempah sebesar 11.072.197 USD. Komoditi tersebut diekspor melalui Bandara Kualanamu, Pelabuhan Belawan di Sumatera Utara yang menuju beberapa negara dan terbesar yaitu ke Singapura dan Amerika Serikat. (una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved