Masyarakat Dilanda Krisis Kepercayaan

Dalam kesempatan itu, Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU) Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop juga menyampaikan bahwa

Masyarakat Dilanda  Krisis Kepercayaan
SERAMBI/M ANSHAR
Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU), Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab (Tu Sop). SERAMBI/M ANSHAR 

Dalam kesempatan itu, Imam Besar Barisan Muda Ummat (BMU) Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop juga menyampaikan bahwa selama ini masyarakat Aceh sedang dilanda krisis kepercayaan dan kepeduliaan atau sosial terhadap sesama.

“Orang yang tidak krisis sosial, tapi bisa jadi krisis kepercayaan karena selalu melihat pengkhianatan (tidak amanah). Maka kita harus membangun kembali kepercayaan itu, kita jangan negative thinking kepada sesama,” katanya.

Menurut Tu Sop, terjadinya krisis kepercayaan dan sosial disebabkan oleh disfungsinya pendidikan selama ini dalam pembentukan karakter. Melalui gerakan BMU, Tu Sop ingin mengembalikan kepercayaan diri orang Aceh sebagai orang dermawan dan sosial terhadap sesama.

Dalam pertemuan itu, Tu Sop menjelaskan latar belakang lahirnya BMU. “BMU lahir dari sebuah keprihatinan dari kondisi yang kurang tertangani. BMU ini hadir bukan mengatasi masalah, tapi mengurangi persoalan dalam masyarakat,” imbuhnya.

Persoalan yang dimaksud adalah persoalan umat yang saat ini telah mengalami krisis sosial dan kepercayaan. “Ketika keprihatinan ini terjadi yang nampak kehancuran perilaku. Ini siapa yang bertanggung jawab? Makanya BMU hadir sebagai pergerakan dakwah sosial, kita tidak memiliki modal uang, tapi tenaga,” ujarnya.

Kekuatan pergerakan BMU hanya dari kepercayaan masyarakat yang mau membantu tanpa berharap imbalan. Gerakan ini terbukti dengan telah berhasil dibangun 16 rumah warga miskin di Aceh selama setahun lebih berdirinya BMU.

“Rumah yang terbangun jangan dilihat dari nilainya, mungkin nilai rumah sangat sederhana sekali. Tapi yang paling membahagiaka kita adalah terbangun sikap sosial dalam kehidupan kita. Karena untuk membantu tidak harus menunggu orang harus kaya, tapi bisa juga dengan tenaga,” katanya.

Tu Sop berharap, semangat dermawan tersebut harus terus digalakkan di Aceh. Dia juga berharap semua pihak bisa terlibat dalam gerakan itu. “Ini semangat yang ada dan kemampuan ini harus kita asah lagi. Jika saya cepat meninggal, saya titip BMU ini agar tetap hidup,” pesan Tu Sop. (mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved