Pidie Ganti Jembatan Kabel

Pemerintah Kabupaten Pidie siap mengganti enam jembatan kabel dengan jembatan gantung dan pembangunan tiga jembatan

Pidie Ganti Jembatan Kabel
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
KETUA Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima melihat kondisi jembatan gantung di Gampong Lagang-Meutareum Kecamatan Mila, Pidie, Kamis (3/1/2019). 

* Siapkan Anggaran Rp 20 Miliar

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie siap mengganti enam jembatan kabel dengan jembatan gantung dan pembangunan tiga jembatan yang belum ada beberapa gampong. Dana bersumber dari APBK Pidie 2019, sebesar Rp 20 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Thantawi ST kepada Serambi, Jumat (4/1) menjelaskan pembangunan jembatan gantung untuk mengganti jembatan kabel di Tangse dan Mane. Dia beralasan, jembatan berupa kabel listrik yang tetap dilintasi warga sangat membahayakan, sehingga harus segera diganti.

Dia mengungkapkan sudah beberapa kali korban jatuh ke sungai dengan kondisi arus deras dan masyarakat sudah berulang kali mendesak untuk diganti dengan lebih permanen. Dikatakan, untuk jembatan gantung di Gampong Lagang-Meutareum, Mila yang dilaporkan sudah lapuk, masih bisa dilintasi warga.

“Tahun ini, kami memprioritaskan pembangunan jembatan gantung, terutama mengganti jembatan kabel listrik dan yang belum ada jembatan,” jelasnya. Dikatakan, jembatan kabel listrik sebenarnya sangat menakutkan, tetapi warga tetap memberanikan diri menyeberang sungai dengan memegang kabel, walau berisiko jatuh ke sungai.

Dia kembali menegaskan jembatan gantung di Lagang-Meutareum, Kecamatan Mila dinilai belum mendesak, karena masih bisa dilalui. “Masih ada yang lebih parah di tempat lain, sehingga kami prioritaskan, walau dengan anggaran minim,” ujar Thantawi.

Disebutkan, ada tiga titik lainnya dibangun jembatan gantung baru karena di lokasi itu belum ada alat penyeberangan. “Jembatan yang akan dibangun baru ini sangat dibutuhkan warga untuk pergi ke kebun atau desa tetangga,” ujarnya.

Untuk lokasi pembangunan jembatan gantung tahun ini di sembilan lokasi yakni Pante Syurga Desa Bangkeh. Alue Landong Mane, Alue Lhok Krueng Meriam, Ireue Tangse, Ireue II Tangse, Jambo Mie I Mane, Pulo Mesjid I Tangse, Ingin Jaya Muara Tiga dan Biheu Meunasah Papeun Muara Tiga.

Thantawi mengatakan alokasi dana untuk membangun sembilan jembatan gantung sekira Rp 20 miliar, dengan sumber dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) 2019.

Dia meminta kesabaran masyarakat sebab tidak seluruhnya jembatan rusak mampu dibangun tahun ini. “Kita minim anggaran dan kemampuan terbatas, makanya yang belum dibangun diusulkan tahun depan,” terangnya.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved