Ratusan Warga ‘Geruduk’ Kantor Camat

Ratusan warga asal Desa Babah Krueng, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Jumat (4/1), ‘menggeruduk’ kantor camat setempat di kawasan Jalan Lama

Ratusan Warga ‘Geruduk’ Kantor Camat
SERAMBINEW.COM/RISKI BINTANG
Ratusan masyarakat Desa Babah Krueng mendatangi Kantor Camat Jaya menuntut penyelesaian tapal batas desa, Jumat (4/1/2019). 

* Protes Permasalahan Tapal Batas Desa

CALANG - Ratusan warga asal Desa Babah Krueng, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Jumat (4/1), ‘menggeruduk’ kantor camat setempat di kawasan Jalan Lama Banda Aceh-Meulaboh, Desa Meunasah Weh, Jaya. Kedatangan ratusan masyarakat tersebut untuk melakukan protes terhadap ketidaktegasan pihak kecamatan dalam menyelesaikan permasalahan tapal batas antara Desa Babah Krueng dan Cot Dolang.

“Kami minta agar Camat Jaya dapat menghentikan pembangunan gapura Desa Cot Dolang karena belum ada putusan terkait tapal batas desa,” teriak seorang warga Babah Krueng di kantor camat setempat.

Saifuddin, salah seorang aparatur Desa Babah Krueng yang ikut pada aksi tersebut mengungkapkan, jika kedatangan mereka untuk menuntut Camat Jaya agar dapat segera menyelesaikan dan menangani permasalahan tapal batas kedua desa bertetangga itu.

“Kami juga menuntut Pak Camat untuk menghentikan pembangunan gapura yang sedang dilakukan oleh pihak Desa Cot Dalang di kawasan yang sedang dalam sengketa tersebut sebelum adanya kejelasan hukum,” jelas Saifuddin kepada kepada awak media.

Ia mengatakan, jika sebelumnya pihak desa sudah melayangkan surat
kepada pihak kecamatan, namun hingga saat ini belum ada tindakan yang dilakukan. “Dan pihak mukim juga sudah menyurati Desa Cot Dulang, namun tidak diindahkan,” tuturnya. “Makanya, kita datang ke sini (Kantor Camat Jaya-red) untuk meminta agar diselesaikan sehingga tidak ada terjadi hal-hal yang merugikan kedua belah pihak,” imbuh Kasi Pembangunan Desa Babah Krueng tersebut.

Menurut Saifuddin, pihak Desa Cot Dalang telah mendirikan gapura yang diduga masuk dalam kawasan Desa Babah Krueng. “Istilahnya bukan tapal batas, namun itu secara tidak langsung mereka melakukan klaim batas, dan kami menolak itu,” tegasnya.(c52)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved