Ummi Salamah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni

Ummi Salamah yang sudah berusia 80 tahun akhirnya bisa menempati rumah layak huni seusai menanti selama 30 tahun lebih

Ummi Salamah Akhirnya Tempati Rumah Layak Huni
SERAMBI/IDRIS ISMAIL
Ummi Salamah berdiri didepan rumah yang dibangun pada program TMMD Reguler 103 tahun 2018 lalu di Gampong Kumba, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Sabtu (5/1). SERAMBI/IDRIS ISMAIL 

Ummi Salamah yang sudah berusia 80 tahun akhirnya bisa menempati rumah layak huni seusai menanti selama 30 tahun lebih. Rumah panggung bermotif Aceh yang ditempati sebelumnya sudah dalam kondisi memprihatinkan, sehingga anggota TNI yang sedang melaksanakan TMMD langsung membantu membangun rumah baru untuk nek Salamah.

Walau sudah berusia sepuh, dia masih mampu berjalan untuk mengumpulkan kayu di pinggiran sawah dan perkebunan yang tidak jauh dari kediamannya. Rumahnya yang berdekatan dengan saluran irigasi ditempati bersama empat anak dan 16 cucu di kawasan pedalaman Pidie Jaya, Gampong Kumba, Kecamatan Bandar Dua.

Rumah sebelumnya dengan kondisi atap bocor, sehingga saat hujan deras turun, ember atau baskom dipersiapkan untuk menampung air yang jatuh ke dalam rumah. Sebaliknya, saat terpaan panasnya sinar matahari, cahaya menerobos dari sela-sela atap rumbia ke dalam rumah.

Bahkan, tiang penyangga dan dinding papan telah lapuk di makan usia, sehingga rumah miring dan hanya menunggu waktunya roboh. “Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, setelah 30 tahun menanti rumah layak huni akhirnya terwujud,” sebut Nek Salamah saat Serambi menyambanginya pada Sabtu (5/12) pagi.

Dia mengakui impiannya dapat diwujudkan oleh TNI melalui bedah rumaah TMMD Reguler ke-103 oleh Kodim 0102/Pidie pada 15 Oktober lalu. Menurut Nek Salamah, keluarganya masuk kategori miskin, sehingga tidak akan pernah mampu membangun rumah layak huni sebagaimana pada lazimnya yang dilakukan oleh orang mampu.

Diungkapkan, setelah menjanda 30 tahun, dirinya sangat membutuhkan bantuan tempat berteduh layak huni. Dia mengaku pemerintahan gampong telah berupaya mencoba memasukkan data pembangunan rumah dhuafa ke kecamatan dan kabupaten bersama beberapa orang tak mampu, namun tetap saja belum berpihak kepadanya.

Dengan izin Tuhan, ternyata cita-cita untuk mendapat rumah akhirnya dapat diwujudkan pada pertengahan Okteber 2018 lalu oleh tim TMMD Reguler 103 yang dipimpin Dandim 0102/Pidie, Letkol Arm Wagino SE yang memerintahkan segenap anggota untuk melakukan bedah rumah Nek Salamah bersama Nek Zariah Hanafiah (76) selaku janda miskin di gampong tersebut.

“Jujur, saya sangat bahagia dengan bantuan rumah layak huni dari TNI ini, semoga Allah berkenan membalas segala kebaikan mereka yang telah mewujudkan impian yang saya idam-idamkan selama 30 tahun ini” demikian Nek Salamah.(idris ismail)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved