Setelah Rehab Rumah Nek Glee, Komunitas Kami Peduli Bireuen akan Bedah Rumah Mulyadi di Jeumpa

Komunitas "Kami Peduli Bireuen" terus bergerak dalam kegiatan sosial membantu duafa dan lansia.

Setelah Rehab Rumah Nek Glee, Komunitas Kami Peduli Bireuen akan Bedah Rumah Mulyadi di Jeumpa
Serambinews.com
Rumah milik Mulyadi (30), yang saat ini ditempati bersama istrinya Mulyana (23) dan kedua anaknya di Desa Mon Mane, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, sangat tidak layak huni dan sangat memprihatinkan, Minggu (6/1/2019). 

Laporan Ferizal Hasan | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Komunitas "Kami Peduli Bireuen" terus bergerak dalam kegiatan sosial membantu duafa dan lansia. 

Bantuan tersebut berupa kegiatan bedah/rehab rumah, menyalurkan sembako dan santunan uang, serta membangun rumah untuk keluarga miskin.

Sebelumnya, komunitas yang terdiri dari berbagai profesi dan masyarakat serta relawan kemanusian di Bireuen, telah membedah rumah Nek Hawilah (85) alias Nek Glee di Desa Juli Tambi Tanjong, Kecamatan Juli. 

Berikutnya, komunitas tersebut kembali akan membedah rumah Mulyadi (30), warga miskin di Gampong Mon Mane, Kecamatan Jeumpa.

Baca: Baru Berumur Sebulan, tanaman Padi di Bireuen Terancam Gagal Panen Karena Terserang Karat Daun

Baca: Pakai Dana Swadaya, Komunitas Kami Peduli Bireuen Bedah Rumah Warga Miskin di Juli Tambo Tanjong

Koordinator Komunitas Kami Peduli Bireuen, Bripka Deni Putra SE MM saat meninjau rumah Mulyadi di Desa Mon Mane, Jeumpa, Minggu (6/1/2019) kepada Serambinews.com mengatakan, pihaknya saat ini sedang membuat perencanaan anggaran dan biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah untuk warga miskin di Mon Mane.

“Rumah ini ditempati Mulyadi (30) bersama istrinya Mulyana (23) dan kedua anaknya, memang sangat memprihatinkan. Dinding tepasnya sudah bolong, berlantai tanah dan beratap daun rumbia,” sebut Deni.

Rencananya, untuk Mulyadi akan dibangun rumah baru. Mulyadi juga sudah setuju rumahnya dibuat berbentuk panggung dengan ukuran 4×6 meter. “Rumah tersebut akan segera kami bangun," janji Deni. 

Baca: Mengungkap Tabir Bisnis Prostitusi Online, Salah Satunya Menggunakan Twitter

Baca: Mantan Kepala Kru Valentino Rossi Sebut Marc Marquez Bisa Tetap Juara Selain Bersama Honda

Sampai Minggu sore kemarin tambah Deni, donasi yang telah terkumpul yang merupakan sumbangan sejumlah pihak, telah mencapai Rp 8.550.000. 

Bantuan itu selalu diupdate di Grup WA komunitas tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi penggunaan anggaran. 

"Kami sangat berterima kasih kepada semua donatur, masih banyak rumah tidak layak huni yang harus kita bedah. Kami berharap ke depan, di Bireuen tidak ada lagi rumah warga miskin yang atapnya bocor, lantai tanah dan dinding bolong-bolong," harapnya.(*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved