Ratusan Tenaga Kontrak di Pemkab Gayo Lues Dirumahkan, Jumlahnya tidak Terdaftar BKPSDM

Seratusan tenaga kontrak daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) dirumahkan atau diputuskan kontrak kerjanya oleh Pemkab

Ratusan Tenaga Kontrak di Pemkab Gayo Lues Dirumahkan, Jumlahnya tidak Terdaftar BKPSDM
Ilustrasi 

Laporan Rasidan |  Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Seratusan tenaga kontrak daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) dirumahkan atau diputuskan kontrak kerjanya oleh Pemkab.

Bahkan dilaporkan para tenaga kontrak itu sudah tidak aktif lagi sejak beberapa hari terakhir ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, tenaga kontrak daerah di beberapa instansi dan SKPK itu telah dirumahkan sejak awal Januari 2019 oleh Bupati Galus.

Bahkan salah satu contoh personel Satpol PP/WH di kabupaten itu sebelumnya mencapai ratusan orang.

Baca: Aceh Over Tenaga Kontrak

Kini tinggal sekitar 25 orang personel yang aktif dan dipertahankan dan ditugaskan di kantor Satpol PP (Mako) di Blangsere tersebut.

Selain personel yang ditempatkan (ngepam) di kantor pemerintahan atau pendopo.

Begitu juga halnya dengan tenaga kontrak di kantor dan instansi pemerintahan lainnya di lingkungan Pemkab Galus.

Pun demikian, tidak ada ganguan aktivitas perkantoran dan pelayanan di kabupaten tersebut.

Baca: 559 Tenaga Kontrak Setda Aceh Dirumahkan

Kepala BKPSDM Galus Sartika Mayasari melalui Kabid Mutasi Mukhtar, kepada Serambinews.com, Selasa (8/1/2019) mengakui, pegawai tenaga  kontrak daerah di masing-masing SKPK tersebut tidak diketahui jumlah sama sekali berapa banyak.

Sehingga di saat masa kerjanya tidak diperpanjang lagi atau dirumahkan tidak diketahui berapa banyak jumlahnya.

"Pegawai kontrak yang masa kerjanya tidak diperpanjang maupun yang masa kerjanya dipertahanan lagi di setiap SKPK itu tidak diketahui jumlahnya, karena memang tidak terdaftar di kantor BPKSDM," sebut Sartika Mayasari. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved