Serangan Pemukim Yahudi terhadap Palestina Meningkat Tiga Kali Lipat pada Tahun 2018

Pada pertengahan Desember 2018, 482 insiden telah dilaporkan, dibandingkan dengan 140 untuk 2017

Serangan Pemukim Yahudi terhadap Palestina Meningkat Tiga Kali Lipat pada Tahun 2018
ANADOLU AGENCY/NEDAL ESHTAYAH
Warga Palestina menggunakan katapel untuk melempar batu sebagai perlawanan terhadap pasukan Israel yang menghancurkan rumah seorang pemuda Palestina Ashraf Naalwa, di kota Tulkarm, Tepi Barat, Senin (17/12/2018). Israel menuduh Naalwa membunuh dua pemukim Yahudi dalam serangan di Tepi Barat pada bulan Oktober 2018. 

SERAMBINEWS.COM, YERUSALEM - Sekitar 482 serangan dilakukan oleh pemukim Yahudi terhadap Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada tahun 2018, surat kabar Israel Haaretz melaporkan pada hari Minggu.

Harian itu mengatakan bahwa serangan pemukim yang menargetkan Palestina tiga kali lipat tahun lalu dibandingkan dengan 2017.

"Pada pertengahan Desember 2018, 482 insiden telah dilaporkan, dibandingkan dengan 140 untuk 2017," tulis harian itu seperti dikutip Serambinews.com dari Kantor Berita Turki, Anadolu Agency, Selasa (8/1/2019).

Surat kabar itu menulis bahwa kekerasan oleh pemukim dan aktivis sayap kanan termasuk "memukul dan melempar batu ke Palestina."

"Lebih sering, pelanggaran terdiri dari mengecat slogan-slogan nasionalis dan anti-Arab atau anti-Muslim, merusak rumah dan mobil dan menebang pohon milik petani Palestina," katanya.

Pasukan Israel melakukan intervensi di Palestina dengan peluru karet selama protes setelah pasukan Israel melakukan penggerebekan di rumah-rumah dan toko-toko di Ramallah, Tepi Barat pada 7 Januari 2019.
Pasukan Israel melakukan intervensi di Palestina dengan peluru karet selama protes setelah pasukan Israel melakukan penggerebekan di rumah-rumah dan toko-toko di Ramallah, Tepi Barat pada 7 Januari 2019. (ANADOLU AGENCY/ISSAM RIMAWI)

Baca: Rusia Undang Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Bicarakan Perkembangan Palestina, Israel Geram

Baca: Dua Insiden di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Rusak Masjid dan Militer Israel Tangkap 24 Orang Palestina

Bulan lalu, para pemukim Yahudi menyerang konvoi yang membawa Menteri Urusan Agama Palestina Yousef Adais di dekat kota Salfit, Tepi Barat, menurut sumber setempat.

“Para pemukim menyerang konvoi dengan batu; satu mobil rusak, meskipun tidak ada yang dilaporkan,” kata seorang sumber.

Konvoi yang membawa Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah juga menjadi sasaran serangan pemukim serupa di dekat Nablus pada Desember 2018, menurut pemerintah Palestina.

Lebih dari 650.000 pemukim Yahudi sekarang hidup di 196 pemukiman (dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel) dan lebih dari 200 "pos" pemukim (dibangun tanpa persetujuannya) di Tepi Barat, menurut angka Palestina.

Pasukan Israel mengintervensi warga Palestina yang bereaksi terhadap pembongkaran rumah pemuda Palestina Ashraf Naalwa di kota Tulkarm, Tepi Barat, Senin (17/12/2018). Naalwa dituduh membunuh dua pemukim dalam serangan di Tepi Barat pada Oktober 2018.
Pasukan Israel mengintervensi warga Palestina yang bereaksi terhadap pembongkaran rumah pemuda Palestina Ashraf Naalwa di kota Tulkarm, Tepi Barat, Senin (17/12/2018). Naalwa dituduh membunuh dua pemukim dalam serangan di Tepi Barat pada Oktober 2018. (ANADOLU AGENCY/NEDAL ESHTAYAH)

Krisis Yerusalem

Halaman
12
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved