5 Fakta Kericuhan Rapat DPRD Bombana, Ketua Hunuskan Senjata Tajam hingga Satu Anggota Dewan Terluka

Beberapa di antaranya peserta rapat dan orang dekat Ketua DPRD Bombana Andi Firman melempar kursi dan botol air mineral ke arah legislator.

5 Fakta Kericuhan Rapat DPRD Bombana, Ketua Hunuskan Senjata Tajam hingga Satu Anggota Dewan Terluka
(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)
Rapat internal DPRD Bombana, Sulawesi Tenggara berakhir ricuh. Ketua DPRD Bombana cabut badik saat pimpin rapat internal DPRD setempat). 

Pada saat bersamaan, tiba-tiba ajudan Ketua Dewan dan seorang oknum yang diduga teman dari Ketua Dewan, masuk ke ruang rapat dan mengamuk.

Kedua orang tersebut melempari anggota dewan dengan botol mineral dan kursi.

"Satu orang yang kami tidak kenal pakai kaos oblong langsung menyerang kami, dia naik di atas meja. Satu anggota dewan dari Partai Golkar Pak Herianto kena lemparan botol air mineral kena pelipisnya, dan dilempari kursi juga, kacau di dalam ruangan itu," kata Anwar.

 3. Akibat kericuhan, rapat internal dihentikan

Pertanyaan anggota dewan Sudirman sebetulnya ke sekwan bukan ke ketua dewan.

Namun, sebeum dijawab oleh sekwan, Wakil Ketua DPRD Amiadin memotong dan meminta kepada sekwan untuk menjawab pertanyaannya.

"Pak Sekwan tolong jawab pertanyaan dengan sejujur-jujurnya jangan ada yang ditutupi," kata Sudirman, meniru pernyataan wakil ketua dewan.

"Itu mungkin yang memancing emosi Pak Ketua karena pertanyaan saya tidak mengarah ke ketua dan tidak keluar dari rel kerja-kerja dewan," tutur Sudirman.

Rapat internal pun berhenti dengan sendiri dan kekacauan berhenti setelah Kapolsek Rumbia datang menenangkan rapat wakil rakyat itu.

4. Anggota dewan yang terkena lemparan, lapor polisi

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved