Juara DCT U-14 Aceh Terancam Batal ke Seri Nasional, Begini Tanggapan Anggota DPRA

Pada seri nasional nanti akan ada dua legenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang akan memantau bakat para pemain.

Juara DCT U-14 Aceh Terancam Batal ke Seri Nasional, Begini Tanggapan Anggota DPRA
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Pengurus Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Kabupaten Aceh Tamiang dan Pengurus SSB Garda Tamiang, menyampaikan unek-unek mereka kepada Anggota DPRA, Asrizal H Asnawi, di warkop SMEA Lampineung, Banda Aceh, Kamis (10/1/2019). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Keberhasilan anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) Garda Tamiang menjuarai Kompetisi Dreams Come True (DCT) U-14 tingkat Provinsi Aceh, 28-30 Desember 2018, ternyata belum menjamin mereka bisa berlaga di tingkat nasional.

Ketiadaan dana menjadi faktor utama yang membuat para remaja ini harus memendam cita-cita untuk unjuk kemampuan di tingkat nasional.

Seri Nasional DCT U-14 direncanakan akan digelar di Lembang, Jawa Barat, pada 23-28 Januari 2019.

“Tapi sampai hari ini, belum ada kepastian bantuan dana, baik dari Pemerintah Provinsi Aceh maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, sehingga SSB Garda Tamiang terancam gagal mewakili Aceh pada Seri Nasional,” ungkap Ketua Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Kabupaten Aceh Tamiang, Saiful Alam SE, kepada Serambinews.com, di SMEA Kantin Coffe, Banda Aceh, Kamis (10/1/2019).

Baca: Ditabrak Gran Max, Remaja Aceh Timur Pengendara Scoopy Meninggal, Sepeda Motornya Hancur Lebur

Saiful Alam mengatakan, dirinya bersama Abdul Rozzaq Mubaroq (Sekretaris  BLiSPI Aceh Tamiang), Mustafa Rani (Humas BLiSPI Aceh Tamiang), dan Rudi Atmaja (Pengurus SSB Garda Tamiang), sudah dua hari berada di Banda Aceh, untuk mencari sumber dana yang akan menunjang kegiatan tersebut.

Mereka telah menjumpai beberapa pihak terkait, termasuk pihak Dispora dan anggota DPRA terutama dari yang berasal dari Aceh Tamiang dan Kota Langsa.

“Kita sudah jumpai pihak Dispora, tapi mereka tidak bisa memberi jawaban, karena alasan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) belum ditandatangani, sehingga belum diketahui apakah ada plot dana atau tidak,” kata Saiful Alam.

Baca: Pemerintah Aceh Bantu SSB Paloh Junior U-14 ke Piala Menpora di Bali

Baca: Ini Luas Lahan Proyek Jalan Tol Aceh yang Sudah Dibebaskan sampai Januari 2019

“Kita sangat kecewa dengan keadaan ini, pemerintah seperti tidak peduli dengan keadaan anak-anak yang sedang merajut prestasi,” imbuh Saiful Alam, di sela-sela pertemuan dengan anggota DPRA asal Aceh Tamiang Langsa, Asrizal H Asnawi, di kantin SMEA Banda Aceh.

Saiful Alam menambahkan, seharusnya pihak Dispora bisa mencari sumber dana lain, atau paling tidak meminta kepada pihak BLiSPI Aceh Tamiang untuk menanggulangi sementara dana tersebut, nanti akan diganti setelah DPA ditandatangani.

Padahal, lanjut Saiful, momentum ini sangat penting untuk di support, karena pada seri nasional nanti akan ada dua legenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang akan memantau bakat para pemain.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved